RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) membangun sejumlah jalan di Blora tahun ini.Total anggaran yang dikucurkan sebesar Rp 75 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun jalan provinsi maupun jalan kabupetan.
‘’Data yang kami dapat, tahun ini hampir Rp 75 miliar yang digunakan untuk pembangunan jalan di Kabupaten Blora. Itu terbagi untuk pembangunan jalan provinsi yang dikerjakan langsung oleh Dinas PU BMCK Jateng, dan untuk pembangunan jalan kabupaten yang disalurkan melalui skema bantuan provinsi atau Banprov 2025,’’ ucap Bupati Blora Arief Rohman.
Pembangunan jalan provinsi tahun ini ada 3 ruas dengan total pagu anggaran sekitar Rp 45,4 miliar. Yakni jalan provinsi ruas Kunduran - Blora mendapatkan pagu anggaran Rp 5 miliar. Jalan provinsi ruas Ngawen - Japah - Todanan mendapatkan pagu anggaran Rp 17,75 miliar, dan Jalan provinsi ruas Singget - Randublatung - Cepu mendapatkan pagu anggaran Rp 22,72 miliar.
Kemudian yang Banprov 2025 untuk pembangunan jalan kabupaten ada 5 paket pekerjaan dengan total pagu anggaran Rp 30 miliar. Terdiri dari peningkatan jalan Trembul - Rowobungkul - Sonokidul pagu sebesar Rp 3,5 miliar. Kemudian, peningkatan jalan Kunduran - Doplang pagu sebesar Rp 6,5 miliar, peningkatan jalan Ketuwan - Gondel - Mojorembun pagu sebesar Rp 5 miliar. Lalu peningkatan jalan Pilang - Bulakan - Temulus pagu sebesar Rp 12 miliar. Serta terakhir peningkatan jalan Sidorejo - Kenongogong - Klagen pagu sebesar Rp 3 miliar.
Menurut Mas Arief, sapaanya, saat ini semuanya sedang dikerjakan dan berproses di lapangan. Pihaknya berharap sinergi pembangunan daerah antara Pemkab Blora dengan Pemprov Jateng bisa terus dilanjutkan.
‘’Jalan yang pembangunannya dibiayai dari Pemprov Jateng ini tidak hanya sebagai penghubung antar daerah saja. Namun. juga akses ekonomi warga masyarakat Blora yang mayoritas merupakan petani,’’ tambah Bupati.
Di sisi lain, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan, pihaknya komitmen membangunan jalan di Jawa Tengah. Utamanya jalan provinsi yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi. Tahun ini pihaknya memang sengaja memprioritaskan untuk memperkuat infrastruktur jalan.
Yang menjadi prioritas jalan provinsi adalah jalan yang nantinya dapat menghubungkan lintas kabupaten. Sehingga diharapkan jalan ini nanti akan menjadi jalan distribusi barang maupun jasa dan orang.
‘’Sehingga konektivitas antarkabupaten dapat berjalan,’’ ujar Gubernur Luthfi.
Ia mencontohkan pembangunan jalan provinsi di ruas Ngawen - Japah - Todanan yang sedang ia tinjau. Jalan ini merupakan akses penghubung Kabupaten Blora menuju Kabupaten Pati dan sebaliknya. (hul/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana