Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

ADKASI Minta Pemerintah Pusat Evaluasi Kembali Rencana Pemotongan Dana Transfer TKD

Rahul Oscarra Duta • Jumat, 19 September 2025 | 15:00 WIB
SUARAKAN ASPIRASI: Ketum ADKASI, Siswanto menyoroti dampak serius dari rencana pemangkasan TKD sebesar 29 persen.
SUARAKAN ASPIRASI: Ketum ADKASI, Siswanto menyoroti dampak serius dari rencana pemangkasan TKD sebesar 29 persen.

 

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Ketua Umum Asosiasi Dewan Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI), Siswanto, yang juga merupakan kader Partai Golkar dari Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Blora, Jawa Tengah, secara tegas mengusulkan agar pemerintah pusat mengevaluasi kembali rencana pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp 269 triliun.

Siswanto menyoroti dampak serius dari rencana pemangkasan TKD sebesar 29 persen. Menurutnya, data dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menunjukkan bahwa dari 15 kabupaten, hanya 4 daerah yang memiliki kategori keuangan kuat, 4 daerah berada pada posisi sedang, dan sisanya masih lemah.

‘’Dengan kondisi fiskal daerah yang mayoritas masih belum kuat, pemotongan TKD akan sangat memukul kemampuan kami untuk membangun dan melayani masyarakat. Bagaimana nanti jika tahun depan ada pemangkasan 29 persen? Ini jelas akan menjadi pukulan berat bagi daerah,” terang Siswanto.

Siswanto juga menekankan pentingnya kehadiran Ketua Komisi XI DPR RI dalam forum-forum strategis.

‘’Karena bicara fiskal bukan hanya pengamat. Saya apresiasi secara makro, tetapi secara kebijakan ini sangat mendesak. Sebagai mitra Komisi XI, Menteri Keuangan pasti memiliki strategi baru di luar kebijakan yang disampaikan sebelumnya,’’ ujarnya dalam acara Bimtek Fraksi Golkar Nasional.

Selain isu TKD, juga melahirkan sejumlah rekomendasi penting. Antara lain agar pemerintah pusat membantu pembangunan kembali gedung DPRD yang mengalami kerusakan.

Pria yang juga merupakan pimpinan DPRD Blora itu juga  menegaskan, pihaknya akan terus mengawal kepentingan daerah agar tidak terganggu oleh kebijakan fiskal pusat yang berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

‘'Yang di daerah ini jangan sampai terganggu adanya kebijakan fiskal yang berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah. Kami akan terus kawal,’’ ucapnya. (hul/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#DPRD #menteri keuangan #siswanto #partai golkar #indonesia #DPRD Blora #golkar #Jawa Tengah #transfer #pembangunan #dana transfer #Ekonomi #adkasi #keuangan #dpr ri #tkd #kemendagri #blora