RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Banyaknya kekosongan pendaftar murid baru pada masa sistem pendaftaran murid baru (SPMB) di Blora tahun ini menjadi keluhan para kepala sekolah dan guru. Dewan Pendidikan setempat beri solusinya.
Diketahui, tak hanya di desa-desa, sekolah yang berada di Kecamatan Blora Kota pun juga ada kekosongan pendaftar. Salah satunya di SD Negeri 1 Patalan, Kecamatan Blora. Tak ada satupun pendaftarnya.
Anggota Dewan Pendidikan Blora Sugi Rusyono mengatakan, fenomena seperti ini memang harus segera ditanggapi dan diberikan solusi. ’’Salah satunya dengan cara regrouping sekolah dan meningkatkan SDM tenaga pendidik,” jelasnya.
Menurutnya, yang pertama SDM guru harus ditingkatkan. Sehingga, kualitas sekolah menjadi lebih baik. ’’Pola pikir dan cara pandang guru inilah yang harus diubah. Pandangan kalau sekolah negeri pasti dapat murid harus dihilangkan. Sekarang semua harus visioner dan kreatif,” jelasnya.
Selanjutnya, guru kelas harus memiliki komunikasi dan humanis terhadap murid dan orang tua. ’’Inilah kunci. Sebab, ada beberapa sekolah yang guru kelas ternyata kreatif dan memperhatikan murid dengan baik. Komunikasi dengan orang tua juga baik. Maka respons masyarakat bisa meningkat,” ujarnya.
’’Ada juga anak yang tidak mau sekolah di desanya. Karena guru kelas 1-nya saat mengajar seenaknya. Sehingga, lebih memilih SD lain meski berbeda desa,” paparnya. Selain itu, ia juga menyebut, perlunya koordinasi dengan pemdes. Sehingga, kades dan perangkat bisa memberikan sosialisasi ke warga agar bisa sekolah di SD yang ada di desa.
’’Ada beberapa kades yang sudah melakukan hal ini. Kades mendatangi SD desa lain yang berdekatan agar mempertimbangkan warganya mendaftar. Biar mendaftar di SD desa sendiri. Agar SD desanya tetap masih mendapatkan murid yang cukup,” jelasnya.
Sugi juga menjelaskan, adapun cara yang lain untuk mengatasi masalah ini. Yaitu adalah regrouping sekolah. ’’Ya, bisa jadi nantinya adalah regrouping. Harus juga menimbang aspek kewilayahan,” tutupnya. (hul/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko