Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Blora: Pohon Asam Berusia Puluhan Tahun Tumbang di Randublatung, Minggu Ini Masih Berpotensi Angin Kencang

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 14 Mei 2025 | 17:00 WIB
TUMBANG: Pohon asam berusia lebih dari 50 tahun di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung tumbang akibat diterjang hujan disertai angin kencang kemarin (13/5). (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)
TUMBANG: Pohon asam berusia lebih dari 50 tahun di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung tumbang akibat diterjang hujan disertai angin kencang kemarin (13/5). (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Hujan dengan intensitas sedang dan deras diprediksi bakal terjadi empat hari ke depan. Warga diminta waspada, terlebih beberapa hari terakhir hujan yang mengguyur Blora disertai angin kencang. Beberapa pohon yang sudah lapuk pun tumbang.

Seperti yang terjadi di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, pohon asam berusia lebih dari 50 tahun tumbang menimpa bangunan fasilitas umum kemarin (13/5). Untungnya, tidak ada korban jiwa.

’’Menimpa bangunan yang sudah tidak digunakan, pohon yang tumbang berada di lokasi yang digunakan warga untuk acara gas deso,” ungkap Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Agung Triyono kemarin.

Secara berangsur, pohon tersebut sudah dibersihkan oleh pihak pemerintah desa. Lantaran lokasi tersebut akan digunakan agenda gas deso. Tri menyampaikan, cuaca ekstrem beberapa hari lalu menyebabkan beberapa pohon yang sudah lapuk tumbang.

’’Beberapa pohon yang lapuk tumbang, karena hujan lebat disertai angin kencang,” ujarnya. Pihaknya menyampaikan, dari informasi yang diterima dari BMKG, prediksi cuaca ekstrem di Kabupaten Blora masih berlangsung tiga hingga empat hari mendatang.

’’Intensitas hujan sedang dan deras masih terjadi. Setelah itu, diprediksi cuaca akan normal kembali,” katanya. Pihaknya mengimbau, agar warga lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan.

Selain itu, imbau agar warga tidak beraktivitas di tepian sungai. Sebab, saat ini, debit air bengawan mengalami kenaikan. ’’Debit air sungai masih naik, normal. Kiriman dari bengawan sekitar madiun, wilayah Solo, Sragen juga hujan lebat,” pungkasnya. (luk/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#sragen #fasilitas umum #pemerintah desa #cuaca #BPBD Blora #pohon asam #solo #pohon #madiun #Cuaca Ekstrem #Pohon Tumbang #Hujan #randublatung #bpbd #angin kencang #BMKG #blora #Gas Deso