RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Hujan dengan intensitas sedang dan deras diprediksi bakal terjadi empat hari ke depan. Warga diminta waspada, terlebih beberapa hari terakhir hujan yang mengguyur Blora disertai angin kencang. Beberapa pohon yang sudah lapuk pun tumbang.
Seperti yang terjadi di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, pohon asam berusia lebih dari 50 tahun tumbang menimpa bangunan fasilitas umum kemarin (13/5). Untungnya, tidak ada korban jiwa.
’’Menimpa bangunan yang sudah tidak digunakan, pohon yang tumbang berada di lokasi yang digunakan warga untuk acara gas deso,” ungkap Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Agung Triyono kemarin.
Secara berangsur, pohon tersebut sudah dibersihkan oleh pihak pemerintah desa. Lantaran lokasi tersebut akan digunakan agenda gas deso. Tri menyampaikan, cuaca ekstrem beberapa hari lalu menyebabkan beberapa pohon yang sudah lapuk tumbang.
’’Beberapa pohon yang lapuk tumbang, karena hujan lebat disertai angin kencang,” ujarnya. Pihaknya menyampaikan, dari informasi yang diterima dari BMKG, prediksi cuaca ekstrem di Kabupaten Blora masih berlangsung tiga hingga empat hari mendatang.
’’Intensitas hujan sedang dan deras masih terjadi. Setelah itu, diprediksi cuaca akan normal kembali,” katanya. Pihaknya mengimbau, agar warga lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan.
Selain itu, imbau agar warga tidak beraktivitas di tepian sungai. Sebab, saat ini, debit air bengawan mengalami kenaikan. ’’Debit air sungai masih naik, normal. Kiriman dari bengawan sekitar madiun, wilayah Solo, Sragen juga hujan lebat,” pungkasnya. (luk/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana