Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pabrik Kerupuk Wantilgung Ngawen Hangus Terbakar: Butuh Waktu Satu Jam untuk Jinakkan Api, Kerugian Ditaksir Rp 200 Juta

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 3 Mei 2025 | 19:30 WIB
LUDES: Petugas damkar jinakkan api menghanguskan pabrik kerupuk di Desa Wantilgung turut Kecamatan Ngawen kemarin siang (2/5). (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
LUDES: Petugas damkar jinakkan api menghanguskan pabrik kerupuk di Desa Wantilgung turut Kecamatan Ngawen kemarin siang (2/5). (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pabrik atau rumah produksi kerupuk Wantilgung di Kecamatan Ngawen dilalap si jago merah kemarin siang (2/5). Diduga api berasal dari percikan minyak goreng yang tumpah, kompor masih menyala setelah pemilik rumah istirahat menggoreng kerupuk. Atas kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Agung Tri menyampaikan, home industry kerupuk milik Ahmad Mustaqim, 45, terbakar pukul 12.30 WIB. Kebakaran tersebut terjadi saat korban selesai menggoreng kerupuk dan akan beristirahat sejenak.

Namun, kondisi kompor masih menyala. Akhirnya, wajan penggorengan yang berisi minyak keluar percikan. ’’Memerciki kerupuk yang sudah dikemas di dalam plastik kemudian muncul kobaran api,” ungkapnya.

Agung melanjutkan, mengetahui hal tersebut korban mengambil air dan menyiramkan ke sumber api. Akan tetapi, api tidak padam, malah semakin membesar. Selanjutnya, korban minta bantuan warga setempat untuk berusaha memadamkan api.

’’Tetapi, tidak bisa. Karena api sudah membesar, sepuluh menit kemudian Tim Pemadam tiba di lokasi,” jelas dia. Ia mengatakan, petugas pemadam membutuhkan waktu satu jam untuk bisa menjinakkan api.

Dengan melibatkan dua armada damkar, satu mobil penyuplai air dan tiga armada BPBD. Rumah produksi hangus terbakar. Ditaksir kerugian mencapai ratusan juta. ’’Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekira sebesar 200 juta,” katanya.

Pihaknya menghmbau kepada masyarakat agar mematikan kompor ketika sudah selesai digunakan. Agar tidak terjadi hal serupa yang menyebabkan rumah produksi kerupuk luluh lantak dilalap si jago merah.

Diketahui, Desa Wantilgung adalah desa penghasil kerupuk khas Blora, berbahan baku singkong dan ketela. Banyak warga desa yang menggantungkan hidup dari sektor bisnis kerupuk tersebut. (luk/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#BPBD Blora #Ngawen #Si Jago Merah #kerupuk #rumah produksi #Pemadam #minyak goreng #pemilik rumah #Istirahat #kompor #bpbd #blora #minyak #pabrik