BLORA, Radar Bojonegoro - Investor dari Jakarta dan Balikpapan tertarik masuk ke Blora. Mereka datang langsung ke kantor PT Blora Patra Energi (BPE) kamis (13/11). Rencananya, mereka akan ikut serta dalam bisnis reaktivasi sumur minyak tua. Khususnya, di Lapangan Semanggi.
Direktur Utama PT BPE Giri Mubaskoro menyebut, bahwa PT BPE menerima kunjungan investor yang hendak mengupayakan aktivasi sumur tua di Blora. Mereka akan menyasar Lapangan Semanggi yang masih terdapat puluhan sumur.
’’Dari sekitar 70-an sumur, yang sudah produksi baru belasan. Sehingga, masih ada 50 lebih sumur yang bisa diaktivasi,” jelasnya. Me nurutnya, calon investor dari Jakarta dan Balikpapan itu tampak serius. Mereka dalam waktu dekat akan langsung melakukan pengecekan kondisi sumur tua.
Baca Juga: PTE BPE: Investor Mulai Masuk untuk Aktivasi Sumur Minyak Tua Blora
’’Kalau visible, nanti langsung kontrak MoU (memorandum of understanding) dengan kami. Kalau besaran nilai investasinya belum tahu Tergantung kondisi sumurnya nanti,” imbuhnya.
Komisaris PT BPE Seno Margo Utomo Seno juga menyebut, bahwa PT BPE sebagai BUMD secara legal memegang izin pengelolaan sumur minyak tua dari Pertamina. Sehingga, calon investor tak perlu khawatir terkait legalitas bisnis di sumur minyak tua.
Pihaknya pun meminta bagi siapa saja yang tertarik investasi di sumur minyak tua di Blora bisa langsung mendatangi PT BPE. Sebab, bisnis tersebut dibuka secara transparan. Tanpa harus lewat tangan-tangan lain yang tak bertanggung jawab.
’’Kami sudah usir hantu-hantu yang membuat iklim investasi tak sehat. Sehingga, investor tak perlu khawatir,” klaimnya. Menurutnya, investor akan langsung menjalin
MoU dengan PT BPE. Sehingga, sah dan legal. Karena itu, ia berharap makin banyak pihak yang tertarik. Lantaran menguntungkan dan berdampak pada penyerapan tenaga kerja lokal.
Baca Juga: PT BPE: Ada Mafia Sumur Tua, Jadi Sulit Cari Investor
Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto menjelaskan, langkah yang diambil jajaran BUMD PT BPE itu bagus. Karena langsung menawarkan izin pengelolaan sumur tua ke investor hingga ke luar daerah.
’’Tentu dalam rangka agar investor masuk Blora. Tagline-nya ayo investasi ke Blora. Kami sambut baik. Alhamdulillah datang investor dari Jakarta dan Balikpapan,” tuturnya. Menurutnya, calon investor yang sudah berkoordinasi juga sudah terlihat track record-nya. Lantaran juga sudah mengerjakan enam sumur tua di Lapangan Ledok. ’’Ini mereka dalam beberapa hari ke depan akan melakukan pengecekan di Semanggi. Semoga bisa jalan. Sehingga, ada tenaga lokal terserap,” imbuhnya.
Terlebih, menurutnya, sejauh ini dari pengelolaan sumur minyak tua sudah ada 1.500 warga sekitar yang terserap. Sehingga, memberikan dampak multiplier effect. ’’Mereka bisa dapat uang. Bisa belanja di tetangga. Mengurangi pengangguran. Dan, pastinya untuk kabupaten meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” tegasnya. (luk/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana