Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Proyek Pembangunan SD Gadon Dihentikan

Khorij Zaenal Asrori • Selasa, 25 Juli 2023 | 21:37 WIB
DIHENTIKAN: Pembangunan SDN Gadon Kecamatan Cepu ini belum dilanjutkan. Seputar Proyek Pembangunan SDN Gadon. (LUKMAN HAKIM/RDR.BLORA)
DIHENTIKAN: Pembangunan SDN Gadon Kecamatan Cepu ini belum dilanjutkan. Seputar Proyek Pembangunan SDN Gadon. (LUKMAN HAKIM/RDR.BLORA)

BLORA, Radar Bojonegoro - Pembangunan SDN Gadon Kecamatan Cepu senilai Rp 813 juta dihentikan sementara. Hal itu imbas tragedi tewasnya satu pekerja yang tengah membersihkan bangunan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora bakal mengklarifikasi kejadian itu pada pelaksana pekerjaan.

Kabid Sarana Prasarana Dinas Pendidikan (Disdik) Blora Sandy Tresna Hadi mengatakan, pembangunan SDN Gadon dihentikan sementara hingga waktu yang belum ditentukan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH). Baik kepolisian maupun kejaksaan.

Sementara berhenti dulu. Proyek renovasi SDN Gadon ini ada pendampingan dari kejaksaan, terangnya.

DIHENTIKAN: Pembangunan SDN Gadon Kecamatan Cepu ini belum dilanjutkan. Seputar Proyek Pembangunan SDN Gadon. (LUKMAN HAKIM/RDR.BLORA)
DIHENTIKAN: Pembangunan SDN Gadon Kecamatan Cepu ini belum dilanjutkan. Seputar Proyek Pembangunan SDN Gadon. (LUKMAN HAKIM/RDR.BLORA)

Sandy menjelaskan, musibah tewasnya satu pekerja menjadi pembelajaran untuk 57 sekolah lain yang dibangun dari dana alokasi khusus (DAK) tahun ini. Terutama dalam segi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

“Ini adalah musibah,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, total anggaran DAK Pendidikan di Blora tahun ini sebesar Rp 47 miliar. SDN Gadon anggarannya sebesar Rp 813 Juta.

“Ada lima kegiatan. Mulai renovasi dua ruang kelas, kantor kepala sekolah, pembangunan perpustakaan, laboratorium,” jelasnya.

Kasi Datun Kejari Blora Agustinus Dian Leo Putra mengungkapkan, pihaknya bakal memanggil dinas terkait dan pelaksana pekerjaan bangunan SDN Gadon hari ini (25/7). Pihaknya akan meminta klarifikasi terkait permasalahan tersebut.

Sebetulnya Senin hari ini (kemarin) ada pertemuan, tapi tadi dari dinas ada kegiatan keluar kota. Kami juga dapat informasi dari pihak keluarga sudah sepakat damai, terangnya.

Leo menerangkan, sudah ada komunkasi pelaksana pekerjaan, kepolisian, dan pihak keluarga. Hasilnya sepakat untuk damai. Keluarga korban telah diberikan santunan. Namun pihaknya masih perlu memastikan para pekerja dan korban sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Kalau terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan nanti ada tambahan santunan lagi, katanya.

Satu pekerja meninggal dunia atas nama Solikin (34), warga Dukuh Ningalan, Desa Kedungtuban, Kecamatan Kedungtuban. Pada Jumat (20/7) pekerja sedang membersihkan puing-puing bekas tembok yang baru saja diruntuhkan. Nahasnya satu orang tertimpa bangunan. Korban sempat dilarikan ke RSUD Dr. Soeprapto Cepu. Sempat mendapatkan perawatan medis namun tak terselamatkan. (luk/zim)

 

Ilustrasi Proyek Pembangunan SDN Gadon (Ainur Ochiem/RDR.BJN)
Ilustrasi Proyek Pembangunan SDN Gadon (Ainur Ochiem/RDR.BJN)

Editor : M. Yusuf Purwanto
#DAK #cepu #pembangunan #Disdik #Proyek #SDN #blora