Batik motif daun jati ini menandakan produk daerah dan karya cipta lokal milik Blora. Pemakaian batik lokal sudah dilakukan daerah-daerah lain. Batik jati lestari sebagai bentuk cinta produk dalam negeri khususnya cinta produk Kabupaten Blora, tutur Bupati Arief Rohman.
Nantinya instansi-instansi vertical seperti BUMN, BUMD, di Blora bisa turut bersama-sama memakai produk batik motif daun jati tersebut. Bupati juga meminta Dekranasda berkoordinasi dengan para produsen batik. Sehingga bisa menggerakan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) batik di Blora. Berharap perajin dan UMKM batik bisa berdaya, ungkapnya.
Begitupun, bupati meminta para perajin batik untuk terus berinovasi, sehingga batik Blora bisa naik kelas. Bahkan bisa go nasional maupun internasional. Bisa mendorong perajin yang lain bisa kita promosikan batik-batik yang berasal dari Blora, ujar dia. (hul/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto