Menjadi destinasi nongkrong kala sore di bantaran bengawan. Anak-anak muda santai menikmati panorama aliran sungai dan kicau burung-burung walet berterbangan di atas bengawan.
Menjelang sore, warga mulai berdatangan. Duduk lesehan di antara besi-besi tua jembatan untuk kendaraan umum di sebelah kiri dan jembatan kereta api sudah tak difungsikan. Sayangnya dari pantauan wartawan di lokasi sampah-sampah masih belum terurus di bibir bengawan.
Suasananya kalau sore enak di pinggir bengawan. Ada burung-burung berkicau, tutur Widodo salah satu warga Desa Balun Kecamatan Cepu.
Hanya, belum ada live music untuk menyemarakan destinasi kuliner baru tersebut. Jika dikembangkan akan menarik lebih banyak minat warga berkunjung. Sebelum adanya destinasi tersebut anak-anak muda nongkrong di angkringan barat jembatan.
Kahar seorang pedagang mengaku memanfaatkan lahan sebelumnya tak disinggahi banyak orang untuk menjajakan kuliner. Ia menyewa tanah karena berada di bantaran Sungai Bengawan Solo. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto