Ini Tanggapan Dinas PUPR Blora terkait Alat Pendeteksi Air Tertimbun Longsor

M. Yusuf Purwanto • Dipublikasikan Rabu, 31 Mei 2023 | 18:51 WIB
LONGSOR: Bantaran Bengawan Solo di Cepu mengalami longsor. Longsor itu menimbun alat pendeteksi kualitas air. (LUKMAN HAKIM/RDR.BLORA)
LONGSOR: Bantaran Bengawan Solo di Cepu mengalami longsor. Longsor itu menimbun alat pendeteksi kualitas air. (LUKMAN HAKIM/RDR.BLORA)
BLORA, Radar Bojonegoro - Alat pendeteksi kualitas air milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Blora, tak bisa digunakan.pengecekan. Dampaknya kualitas air Bengawan Solo yang saat ini diduga tercemar belum bisa diketahui.

Penyebabnya alat pendeteksi kualitas air milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Blora belum bisa digunakan. Kondisi itu terjadi akibat alat pengukur tertimbun longsor.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora Surat menjelaskan, longosoran yang terjadi di sekitar alat yang dimiliki DLH sedang dikomunikasikan dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

‘’Sudah kami koordinasikan dengan BBWS Bengawan Solo. Rencana akan segera dicek dari petugas OP BBWS Bengawan Solo,’’ katanya. (luk/zim) Editor : M. Yusuf Purwanto
Air Bengawan Solo mBangun Blora Berkelanjutan Tercemar blora