Penyebabnya alat pendeteksi kualitas air milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Blora belum bisa digunakan. Kondisi itu terjadi akibat alat pengukur tertimbun longsor.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora Surat menjelaskan, longosoran yang terjadi di sekitar alat yang dimiliki DLH sedang dikomunikasikan dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.
‘’Sudah kami koordinasikan dengan BBWS Bengawan Solo. Rencana akan segera dicek dari petugas OP BBWS Bengawan Solo,’’ katanya. (luk/zim) Editor : M. Yusuf Purwanto