Nirwanto, salah satu pesepeda mengaku rutin gowes di sepanjang hutan karena memiliki daya tarik. Para pesepeda mencari mengayuh pedal seraya melihat pemandangan hutan jati yang lebat. ‘’Kalau saya sendiri bersama tim Gowes lebih suka blusukan ke pelosok desa mencari lokasi dataran tinggi yang indah," ujarnya.
Suasana hutan rindang dan angin segar menjadi bumbu perjalanan pesepeda.
Terkadang mengayuh pedal menuju sejumlah destinasi wisata. Ia mencontohkan, seperti Puncak Pencu, Puncak Mundri, Puncak Serut ataupun Bukit Kunci.
‘’Selain olahraga mencari keringat kami biasa menikmati indahnya pemandangan," jelasnya.
Ada satu tujuan saat gowes? Ternyata pehobi sepeda ini tertarik dengan kuliner-kuliner khas di daerah. Usai mengeluarkan tenaga dengan bersepeda, rasa lapar bisa ditebus dengan menyantap ragam kuliner. ‘’Yang dicari pesepeda yaitu kuliner khas daerah setempat," bebernya.
Nirwanto senang ada rencana Pemkab Blora bakal mengadakan event sepeda di ruas jalan hutan Blora. Bersepeda sambil blusukan di hutan jati.
Sebelumnya, Bupati Blora Arief Rohman mengutarakan dalam postingan Instagram bakal mengadakan event dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Menurut bupati, ruas jalan Cepu-Blora suasananya cocok untuk lari maraton dan gowes. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto