Berbagai respons dari warga mendukung dan mengkritik rencana tersebut. Mak (nama inisial), salah satu warga Kelurahan Cepu mengatakan, pembangunan kantor bupati belum tentu memberi dampak signifikan. Lebih baik dinas kesehatan dan pendidikan berada di Kecamatan Cepu. ‘’Agar warga lebih mudah mengurus,” ujarnya.
Berebeda dengan Haris, warga Kelurahan Balun menyambut baik pembangunan kantor bupati dan taman budaya di Cepu. Menurutnya, hal itu akan berdampak perkembangan wilayah. Sebab, sudah diketahui Kecamatan Cepu menjadi pusat keuangan daerah.
“Kalau ada kantor di sini akan lebih bagus, apalagi ada tempat pusat kesenian,” jelasnya.
Camat Cepu Budiman menjelaskan, pemkab berencana membangunan kantor bupati tepatnya berada di jalan by pass arah Terminal Cepu. Anggaran berada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Blora.
Sebelumnya, Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, tengah meyusun Taman Budaya Cepu. Di dalamnya akan ada pendapa, masjid agung, dan pusat kesenian. Alasannya, Cepu mempunyai potensi dan pusat perekonomian daerah. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto