"Momen Hari Guru ini kami audiensi dengan DPRD dan instansi terkait, memastikan kuota PPPK. Tahun depan jumlahnya berapa, agar teman-teman lain bisa terakomodir," kata Koordinator Progata NonK-2 Blora Arif usai audiensi.
Arif menjelaskan, kepastian kuota itu penting memastikan GTT dan PTT tahun ini belum bisa masuk formasi PPPK. Sebab, pada tahun ini jumlah formasi dirasa kurang, sehingga belum bisa mengakomodir sebagian besar guru telah mengajar.
Progata, menurut Arif, juga menginginkan kesejahteraan guru ditingkatkan. Saat ini PTT mendapatkan Rp 100 ribu per bulan sedangkan GTT Rp 750 ribu per bulan. Itu sudah masuk dalam data pokok pendidikan (dapodik). "Yang untuk GTT jumlahnya bervariatif, bisa diambilkan dari dana BOS. Tergantung sekolah mendapat berapa," jelasnya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora Heru Eko Wiyono menjelaskan, tahun ini sebanyak 1.550 pendaftar dan akan merebutkan kursi PPPK formasi guru. Kalkulasi sekitar 289 orang tidak kebagian kursi pada formasi P2 dan P3. "Yang mendaftar 1.550 lolos administrasi semua. Nanti 567 orang P2 dan P3 akan mengisi 278 formasi. Nantinya yang tidak mendapatkan tempat ada 289 orang," ujarnya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto