"Intinya data sudah turun. Rencana akan dibayarkan mulai hari Sabtu di tiga kecamatan dulu," kata Kepala Kantor Pos Blora Windha Saktiana kemarin (8/9).
Windha menjelaskan, pengambilan BLT BBM dilakukan di Kantor Pos, dengan sistem bergilir tiap kecamatan. Langkah itu diambil agar tidak terjadi antrean panjang apalagi rebutan. Daerah mendapatkan 81.754 KPM dengan pencairan Rp 600 ribu dengan per bulan Rp 300 ribu.
"Jumlah data itu yang menentukan langsung dari pemerintah pusat," jelasnya.
Terkait estimasi penyaluran, Windha masih melakukan perekapan disesuaikan kebutuhan dan kesiapan masing-masing kecamatan. Ia berharap bantuan diberikan kepada masyarakat digunakan dengan bijak.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Indah Purwaningsih menjelaskan, penyaluran BLT BBM oleh Kementerian Sosial (Kemensos) diserahkan kepada PT Kantor Pos. Pihaknya telah koordinasi bersama PT Pos terkait persiapan data dan penjadwalan.
"Data penerima sudah ada by name by addres, info dari kantor pos haris disalurkan," jelasnya.
Indah telah menyampaikan bagi yang di luar kota, meninggal, pindah tempat, tidak dipaksakan mengambil. Kecuali ada surat kuasa dan atau surat keterangan dari kepala desa (kades) atau kelurahan. "Bahwa yang mengambil adalah keluarga dalam satu KK (kartu keluarga)," terangnya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto