Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Tutup Lubang Kerugian PDAM

M. Yusuf Purwanto • Rabu, 29 Juni 2022 | 19:24 WIB
PERUSAHAAN DAERAH: Kantor PDAM Blora tampak beberapa mobil parkir. PDAM berusaha tutup lubang kerugian tahun-tahun sebelumnya. Laba belum bisa masuk PAD. (LUKMAN HAKIM/RDR.BJN)
PERUSAHAAN DAERAH: Kantor PDAM Blora tampak beberapa mobil parkir. PDAM berusaha tutup lubang kerugian tahun-tahun sebelumnya. Laba belum bisa masuk PAD. (LUKMAN HAKIM/RDR.BJN)
BLORA, Radar Bojonegoro - Meski untung tiap tahun, laba perusahaan daerah air minum (PDAM) belum bisa masuk pada pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, digunakan untuk membayar kerugian PDAM dahulu mencapai Rp 15 miliar. Saat ini, tutup lubang PDAM tersisa Rp 11,5 miliar.

Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Slamet Pamudji mengatakan, perkembangan pendapatan PDAM cukup bagus, tiap tahun memperoleh laba. Namun, tidak bisa masuk PAD. Sebab, perlu digunakan membayar kerugian beberapa tahun lalu.

“PDAM pendapatannya sudah bagus, namun harus menutup kerugian yang lampau,” jelasnya.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Blora Yan Riya Pramono membenarkan jika perusahaannya harus menutup lubang kerugian beberapa tahun lalu. Jumlahnya cukup besar mencapai Rp 15 miliar. Sehingga pendapatan tahun lalu tidak bisa masuk PAD.

“Kami masih menutup itu (kerugian tahun sebelumnya), belum bisa menghabiskan akumulasi,” jelasnya.

Yan menjelaskan, pembayaran utang diambilkan dari laba per tahun. Hingga saat ini tercapat PDAM masih perlu menutup kekurangan Rp 11,5 miliar. Pihaknya belum bisa memastikan durasi tahun untuk meluntasi kekurangan itu. Semakin banyak laba, akan semakin cepat.

“Secara itung-itunggan nutupnya tergantung laba tiap tahun. Kalau besar bisa cepat,” ungkapnya.

Yan mengungkapkan, dari prognosa akhir tahun lalu telah diperoleh laba bersih Rp 222,8 juta. Sedangkan, tahun ini pihaknya menargetkan mendapat laba bersih Rp 240,6 juta pada akhir tahun. PDAM mendapat pendapatan sekitar Rp 1,7 miliar tiap bulan. Jumlah tersebut masih angka kotor, belum dikurangi biaya lainnya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#PDAM #pdam blora #tutup #kerugian #pad #prognosa