Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Aanak (Dinsos P3A) Blora Indah Purwaningsih menyampaikan, sebelumnya pihak kantor pos menyalurkan secara tunai di Kecamatan Kedungtuban oleh Kantor Pos. Penyaluran perdana dilaksanakan di Tempelan dan Gondel, berlanjut di Kecamatan Blora.
Lalu disusul di kecamatan-kecamatan lain, sesuai jadwal telah dibuat. Penyaluran bisa berbarengan dengan penyaluran bantuan pangan non-tunai (BPNT).
Nur Laili Hikmawati perwakilan pendamping keluarga harapan (PKH) Kecamatan Tunjungan menjelaskan, pembagian BLT minyak goreng dan BPNT dilaksanakan di Desa Tawangrejo, dengan jumlah 261 KPM. Secara keseluruhan di daerah pada Selasa (19/4) ada lima titik penyaluran yakni Balai Desa Adirejo, Kedungringin, Tawangrejo, Tamanrejo dan Tutup.
"Untuk Tawangrejo, BPNT diberikan tunai Rp 200 ribu untuk 261 KPM, beserta BLT migor yang totalnya Rp 300 ribu," ungkapnya.
Dia menjelaskan, ada perbedaan penyaluran, yakni untuk BPNT Rp 200 ribu hanya Mei. Sedangkan, BLT minyak goreng untuk tiga bulan, dengan hitungan Rp 100 ribu per bulannya. "Jika ditotal per KPM menerima Rp 500 ribu," ujarnya.
Pada penyerahan beberapa bantuan tersebut melibatkan PKH, Pemerintah Desa Tawangrejo, petugas kantor pos, dari dinsos. Ia berpesan untuk menggunakan bantuan sesuai kebutuhan. "Yang penting untuk kebutuhan pokok, syukur-syukur untuk tabungan," katanya.
Sebelumnya Kepala Kantor Pos Blora, Windha Saktiana menyampaikan, tahap awal penyaluran BLT minyak goreng ada 83.525 KPM. Bantuan berupa uang tunai yang dapat dibelanjakan membeli minyak goreng. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto