BLORA - Pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) Blora menyisakan seminggu lagi. Pemkab Blora menyiapkan 13 bus untuk memberangkatkan para CJH pada 22 dan 23 Juli.
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Blora meminta semua persiapan dilengkapi. Jangan sampai ada koper tertinggal. ''Jangan sampai ada lagi koper tertinggal atau lainnya,'' kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kemenag Blora Fatah kemarin (17/7).
Dia mengatakan, seluruh petugas haji bisa memberikan pengarahan sebaik-baiknya kepada seluruh CJH agar tidak melakukan kesalahan. Jangan sampai ada barang keperluan haji yang tertinggal.
Pihaknya meminta petugas haji terus memantau para CJH dari Blora. ''Termasuk kondisi kesehatan harus terus dipantau,'' ungkap dia
Sementara itu, Dinas Perumahan Pemukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora bersama satlantas polres juga sudah mengetes kelaikan kendaraan. Bus akan digunakan mengantarkan CJH ke Asrama Haji Donohudan, Solo.
Kabag Kesra Sekda Blora Sugiyanto mengatakan, pengecekan kelaikan bus dengan mendatangi ke garasi bus. ''Untuk kloter 55 sebanyak 332 CJH disiapkan 8 bus pengangkut dan 1 bus cadangan. Sedangkan, kloter 56 sebanyak 126 CJH disiapkan 3 bus pengangkut dan 1 bus cadangan,'' jelasnya.
Kloter 55 akan diberangkatkan dari pendapa rumah dinas bupati pukul 05.30. Sedangkan, kloter 56 diberangkatkan pukul 13.30. Setibanya di Asrama Haji Donohudan, kloter 55 akan digabung dengan CJH dari Kabupaten Brebes. Sedangkan kloter 56 akan bergabung dengan jamaah asal Kabupaten Rembang.
Sugiyanto memastikan, pihaknya meminta bantuan pengamanan dan pengawalan kepolisian, petugas dinrumkimhub, dan satpol PP. ''Jadi nanti di pendapa rumah dinas bupati sudah tidak ada pengarahan. Semua jamaah langsung masuk bus dan dilepas,'' jelasnya.
Editor : Bachtiar Febrianto