BLORA, Radar Bojonegoro - Komisi C DPRD Blora respons aduan masyarakat terkait drainase yang sebabkan genangan di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan. Usai sidak lapangan, dewan bakal mengawal hingga perbaikan drainase yang kurang memadai itu selesai dibangun tahun depan.
’’Sidak kemarin kami lakukan, karena ada keluhan dari masyarakat Desa Sumber, kami langsung ambil tindakan turun ke lapangan,” ungkap Ketua Komisi C DPRD Blora M. Mukhlisin kemarin (23/12).
Mukhlisin menerangkan, sidak lapangan dilakukan bersama anggota komisi C, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Forkopimcam Kradenan, Kades, dan pihak migas yang saat ini melakukan eksplorasi di sekitar desa. Ditemukan drainase yang berada di SMP-SMK Muhammadiyah Kradenan kondisinya kurang memadai.
’’Karena drainase yang kurang memadai akhirnya terdampak genangan,” jelasnya. Dewan fraksi PKB tersebut menandaskan, agar saluran air kembali normal dan tidak terjadi genangan, pihaknya bakal mengambil langkah perbaikan drainase tahun depan.
’’Hasil dari pertemuan semua pihak dan sidak lapangan, insyaallah tahun depan akan segera diperbaiki oleh pihak SPP Migas dan Pertamina,” katanya. Ia mengatakan, kesepakatan yang telah diambil bersama akan ditindaklanjuti. Pihaknya akan terus mengawal hingga terealisasi.
Pihaknya juga berterima kasih karena pihak SPP Migas kooperatif mendampingi peninjauan lapangan. ’’Setelah semua clear, kami akan koordinasikan lagi untuk penyelesaian drainase, terutama yang ada di sekolah berdekatan dengan SPP Migas. Mereka telah berkomitmen untuk membantu menyelesaikan permaslahan yang ada,” terangnya.
Mukhlisin mengatakan, pihaknya terus mengupayakan aspirasi masyarakat bisa tertampung. Terlebih pada sektor yang menjadi bagian komisi C yakni perencanaan, penelitian dan pengembangan daerah, pembangunan, lingkungan hidup, sumber daya alam, dan energi.
Pihaknya berharap, aduan masyarakat yang langsung ditindaklanjuti, akan berdampak pada meningkatnya kepercayaan publik atas program yang dilakukan pemerintah daerah. ’’Kami akan terus mengawal program-program pemerintah yang akan dijalankan,” tegasnya.
Diketahui, Komisi C DPRD Blora juga telah melakukan sidak di proyek pabrik pengolahan kapur PT Pentawira di Kecamatan Jiken. Dengan permasalahan yang sama, yakni tidak maksimalnya drainase yang menyebabkan genangan saat hujan deras melanda. (adv)
Editor : Yuan Edo Ramadhana