RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM- Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro gencar promosikan produk-produk ekonomi kreatif (Ekraf) ke luar daerah.
Mengikuti berbagai event besar yang turut memperkenalkan produk ekraf kota ledre ke kota lain. “Tahun ini pameran ekraf di luar daerah ada batik bordir dan aksesoris di Grand City Surabaya, ada juga di Kabupaten Ngawi, Kriya Nusa, Jatim Fest, BFF, bahkan juga pameran PTSP kemarin di Batam. Juga, rencana bulan depan di Pekalongan,” beber Budiyanto, Kepala Dinas (Kadin) Disbudpar Bojonegoro.
Budi sapaan akrabnya, menekankan bahwa pemerintah daerah terus mendorong agar ekraf di Bojonegoro semakin berkembang. Tujuannya tentu ekonomi di kalangan masyarakat semakin tumbuh. Juga, event yang diikuti di luar daerah secara tidak langsung mempromosikan produk dari industri kecil menengah (IKM) dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) agar terus berkembang.
“Karena dibawa keluar biar produk-produk kita juga dikenal oleh selain kabupaten Bojonegoro sendiri. Selain itu, pertumbuhan ekonomi untuk pelaku ini juga ada, ikut berkembang maju,” ujarnya.
Dia melanjutkan, Disbudpar untuk bidang Ekraf juga melakukan kolaborasi dengan dinas-dinas lain terkait ikm serta umkm yang diikutsertakan dalam event ke luar Bojonegoro. “Pokoknya saling support pameran umkm, ikm ekraf keluar,” tambahnya.
Selain itu, Disbudpar juga melakukan sertifikasi uji kompetensi para pekerja kreatif yang berkecimpung dalam bidang jasa. Agar profesionalisme mereka dibidang yang digeluti benar-benar bersertifikat resmi.
“Sertifikasi Badan Nasional Sertifikat Profesi (BNSP) make up artist (MUA), pendamping umkm, design grafis senior, fotografer, dan video editor,” pungkasnya. (*/kam/cho)
Editor : Hakam Alghivari