BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pemerintah Desa (Pemdes) Plesungan, Kecamatan Kapas sukses menggelar kuliah umum dan dialog publik dalam rangka memeringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah, Sabtu (12/10).
Usung tema Keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam Berpolitik dengan mengundang dua pembicara. Yakni, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro Solikin Jamik dan Manajer Masjid Al-Birru Pertiwi Kecamatan Dander Agus Solahudin.
Acara berlangsung di halaman Balai Desa Plesungan, Kecamatan Kapas dengan dihadiri sekitar 200 orang. Berlangsung khidmat hingga mendapat antusiasme tinggi dari para tamu undangan.
Mulai dari Kepala Desa (Kades) Tikusan, Bakalan, Bogo, Semenpinggir turut Kecamatan Kapas; Camat Kapas; Ranting Muhammadiyah se-Kecamatan Kapas, hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC) Anshor Kecamatan Kapas.
Berbeda dengan rerata peringatan Maulid Nabi kebanyakan desa, acara digelar dengan memperhatikan seluruh organisasi masyarakat termasuk Muhammadiyah. ’’Sekitar dua bulan ke depan kita melakukan pemungutan suara pemilihan kepala daerah (pilkada). Ini terinspirasi dari itu,” tutur Kades Plesungan, Kecamatan Kapas H. Moh. Choiri.
Dia melanjutkan, acara digelar agar masyarakat tidak salah memilih pemimpin dalam lima tahun ke depan. Terutama warga desa setempat. Harapannya kegiatan dilakukan dapat memberi manfaat untuk orang sekitar.
’’Kalau di banyak tempat ada pengajian umum, ini tidak umum. Kami fasilitasi balai desa ini menjadi pusat budaya, pendidikan, hingga dakwah. Khususnya, acara ini bekerja sama dengan PR (Pimpinan Ranting) Muhammadiyah Plesungan,” ungkap kades menjabat tiga periode itu.
Choiri menyampaikan, acara yang menyatukan seluruh elemen organisasi masyarakat baik Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah itu diharapkan terus berlanjut hingga ke depan meski berganti kades.
Tujuannya, berkolaborasi menjadi satu untuk mensejahterakan masyarakat. ’’Semua harus rukun. Agar masyarakat sejahtera secara maksimal. Semoga dengan acara ini semakin bertambah,” tuturnya.
Camat Kapas Kasmari mengapresiasi kegiatan diselenggarakan Pemdes Plesungan. Sebab, acara dikemas dengan konsep berbeda. Dia mengatakan, jika biasanya kuliah umum untuk mahasiswa kegiatan ini berbeda dan bisa ditiru. ’’Kegiatan hari ini (Sabtu malam, red) luar biasa dengan mengolaborasikan dua organisasi besar dalam satu wadah,” pungkas pria domisili Kecamatan Tambakrejo itu. (*/yna)
Editor : Hakam Alghivari