BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Tim Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya (STIESIA) berikan pelatihan kepada 65 santri pondok pesantren (ponpes) Al Munawwar Dander, kemarin (9/10).
Program pemberdayaan masyarakat ini dibiayai oleh Direktorat jendral Pendidikan Tinggi.
Ketua tim pengabdian masyarakat STIESIA Surabaya Dr Lilis Ardini membawa kaprodi S-1 Managemen, dosen akuntansi, dosen TI, dan mahasiswa managemen, dan akuntansi. Untuk memberikan wawasan kepada santri, tentang STIESIA dan pelatihan.
Lilis mengungkapkan, program ini adalah pengabdian masyarakat. Pertama, Tim STIESIA menunjukkan cara menggunakan software akuntansi yang telah dibuat. Untuk menunjukkan laporan keuangan. Dan ini bisa menghasilkan produk dalam kewirausahaan.
Kedua, memberikan pelatihan pemasaran digital. Karena sekarang jaman serba digital. ‘’Setiap hari kita menggunakan berbagai aplikasi. Nah ini harus kita manfaatkan,’’ ujarnya.
Ketiga, jangan lupakan pembukuannya. Agar tahu laba dan rugi. Ini sudah ada semua di software yang telah ditunjukkan.
Dia berharap, siswa bisa mengenal akuntansi, dan managemen. Terlebih bisa mencintai. ‘’Semoga kegiatan hari ini bermanfaat untuk kehidupan kedepan,’’ tuturnya.
Sementara itu, kepala MA Al-Munawwar Dwi Handayani berterima kasih karena sudah hadir. Terlebih memberikan pelatihan aplikasi akuntansi seperti ini. ‘’Ini sangat dibutuhkan di era globalisasi seperti sekarang. Terima kasih tim STIESIA,’’ pungkasnya. (*/tih)
Editor : Yuan Edo Ramadhana