Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Serukan Nataru dan Pemilu 2024 Damai, FKUB Gelar FGD agar Kerukunan Terus Terjalin

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 21 Desember 2023 | 20:32 WIB
BERSAUDARA: Keluarga besar FKUB Bojonegoro, Pj. Bupati beserta forkopimda, KPU, dan Bawaslu siap wujudkan Bojonegoro aman, damai, dan penuh cinta kasih. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
BERSAUDARA: Keluarga besar FKUB Bojonegoro, Pj. Bupati beserta forkopimda, KPU, dan Bawaslu siap wujudkan Bojonegoro aman, damai, dan penuh cinta kasih. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bojonegoro terus berupaya menjaga perbedaan dengan penuh kedamaian. Salah satunya dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Griya MCM, kemarin (20/12). Acara ini dihadiri Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro Adriyanto beserta forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), tokoh lintas agama, Ketua KPU, Bawaslu, perwakilan dari PCNU, PD Muhammadiyah, LDII, Generasi Muda Lintas Agama, dan BEM PTKIS.

FGD ini mengambil tema peranan tokoh dan pemuda lintas agama dalam mewujudkan Bojonegoro yang kondusif menjelang Natal, Tahun baru, serta Pemilu 2024.

Ketua FKUB Bojonegoro, Dr. KH. Tamam Syaifuddin, M.Si. berterima kasih atas kehadiran dan kekompakan lintas agama yang terjalin selama ini. '’’Terima kasih kehadirannya untuk Pj Bupati Adriyanto, Wakil DPRD Mitroatin beserta forkopimda yang lain, tokoh lintas agama dan generasi muda lintas agama,’’ tutur Kiai Tamam.

 

Pengasuh Pondok Pesantren Al Fatimah ini mengajak generasi muda lintas agama untuk lebih berperan aktif dalam setiap momen keagamaan. Selain untuk regenerasi juga untuk menumbuhkan sifat saling menghormati antarumat beragama.

‘’Natal nanti, generasi muda lintas agama bakal kami ajak untuk menjaga gereja-gereja,’’ imbuhnya.

Dia mengingatkan, momen Natal, Tahun Baru, dan Pemilu 2024 sebagai tiga momen penting terdekat yang rentan memecah belah. Sehingga harus saling mengingatkan untuk terus hidup rukun, damai, sejuk, bahagia, dan penuh cinta kasih.

Salah satu upaya dengan mengadakan pertemuan ini. ‘’Pertemuan ini kita bisa bertemu dengan saudara lintas agama, dan organisasi. Kemudian berdiskusi, dan berkomitmen untuk mewujudkan itu semua,’’ tambahnya.

Handoko, pengusaha sekaligus tokoh lintas agama, memberikan motivasi kiat sukses. Yaitu mengedepankan adab dan akhlak.

Dia berpesan setinggi-tinginya ilmu, pangkat, maupun harta yang dimiliki orang tidak akan berharga kalau tidak punya adab dan akhlak yang baik. ‘’Manusia terbaik adalah yang mempunyai adab dan akhlak bagus, tanpa keduanya manusia tidak akan sukses di dunia maupun di akhirat," tuturnya.

Sementara itu, Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto mengingatkan, menjelang pemilu harus bisa menjadi contoh bagi lingkungan. Dengan memberikan kesejukan, ketenangan. Apalagi dimusim pemilu banyak sekali berita hoax.

‘’Bila ada berita yang belum terbukti kebenarannya, kita filter dulu. Jangan langsung kita teruskan,’’ pesannya.

Dia juga berpesan untuk terus ciptakan kenyamanan, dan ketenangan di masyarakat. ‘’Mari kita jaga Bojonegoro tetap adem ayem, damai, dan rukun. Meskipun berbeda pilihan,’’ tutupnya. (*/tih)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#fkub #pondok pesantren #KPU #pj bupati #adriyanto #pcnu #fkub bojonegoro #forum kerukunan umat beragama #natal #generasi muda lintas agama #griya mcm #PD Muhammadiyah #ldii #keagamaan #Bawaslu #pemilu 2024 #bojonegoro #tahun baru #Lintas Agama #tamam syaifuddin #antarumat beragama