Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Mengenal Penggawa Timnas di Eropa yang Berdarah Indonesia, Ini Dia Pemainnya

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 4 Juli 2024 | 02:45 WIB
Virgil van Dijk dan Nathan Ake merupakan sebagian dari penggawa Oranje dengan darah Indonesia. (Dok. UEFA)
Virgil van Dijk dan Nathan Ake merupakan sebagian dari penggawa Oranje dengan darah Indonesia. (Dok. UEFA)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dalam sepak bola modern, penggunaan jasa diaspora dan pemain naturalisasi untuk turnamen antar negara bukan lagi hal baru. Bahkan, di tingkat internasional. Misal skuad Jerman memiliki Jamal Musiala yang pernah membela Timnas Inggris U-17, Spanyol punya Nico Williams yang berdarah Ghana. Dan, bisa dikatakan sebagian besar timnas Prancis terdiri dari pemain diaspora dan keturunan luar negeri.

Indonesia sendiri juga seringkali menjalani proses perburuan pemain diaspora dan pemain keturunan Nusantara untuk dinaturalisasi dengan hasil memuaskan, dengan Maarten Paes, Calvin Verdonk, dan Jens Raven sebagai produk naturalisasi terbaru. Tidak hanya dapat mendongkrak performa dan prestasi Indonesia di kancah internasional, kini banyak juga pemain luar negeri, utamanya Belanda, berminat untuk membela tanah air orang tua atau buyut mereka alih-alih menunggu kesempatan di negeri sendiri.

Karena itu, seringkali netizen Indonesia secara humoris menyematkan julukan “Timnas cabang pusat” pada timnas Belanda, berhubung banyak pemain Belanda keturunan Indonesia yang bergabung di timnas Indonesia atau Belanda. Termasuk pada Euro 2024 kali ini, setidaknya ada empat pemain keturunan Indonesia yang dipanggil membela Oranje (julukan timnas Belanda) ke Jerman.

1. Tijjani Reijnders

Tijjani memiliki darah Indonesia dari ibunya yang berasal dari Maluku, Angelina Lekatompessy. Selain Tijjani, ayahnya, Martin, dan adiknya, Eliano, juga merupakan pesepakbola profesional. Nama Tijjani sendiri berasal dari pesepak bola Nigeria yang moncer di Eredivise (Liga Belanda), Tijani Babangida.

“Kami diajari main bola sejak kecil. Sebenarnya kami bisa saja memilih olahraga lain, tapi kami secara alami memilih sepak bola,” ungkap Tijjani dan Eliano dalam wawancara bersama majalah Moesson.

“Sayangnya, kami belum pernah ke Indonesia, tapi saya juga ingin ke sana. Ayah kami mengajari agar berbangga sebagai warga keturunan Maluku,” lanjut Tijjani dalam wawancara tersebut.

Sepanjang masa mudanya, Tijjani menghabiskan karir di akademi milik FC Twente, PEC Zwolle dan AZ Alkmaar. Sejak 2023, gelandang tengah tersebut resmi berseragam AC Milan dan mulai dipanggil untuk membela timas Belanda senior. Sejauh ini pada ajang Euro 2024, Tijjani telah menambah 4 caps dalam karir internasionalnya, termasuk saat melawan Rumania Selasa (1/7) lalu.

2. Ian Maatsen

Secara teknis, Ian tidak hanya memiliki darah Indonesia, namun juga Suriname. Ibu Ian berasal dari Suriname, dan kakek-nenek Ian berasal dari Jawa. Pemain yang baru saja bergabung dengan Aston Villa tersebut berpindah dari Stamford Bridge ke Villa Park setelah dipinjamkan oleh Chelsea ke berbagai tim.

Ian telah membela timnas Belanda kelompok usia sejak tingkat U-15, dan menjalani debut senior pada Euro 2024 kali ini sebagai gelandang tengah pelapis. Meskipun hingga perempat final belum merumput, sebelumnya Ian telah tampil dua kali di babak kualifikasi.

3. Virgil van Dijk

Dari seluruh pemain keturunan Indonesia yang membela Belanda, mungkin Virgil van Dijk yang paling dikenal publik. Serupa dengan Tijjani Reijnders, bek Liverpool tersebut memiliki darah keturunan Indonesia dari kakek dan nenek dari pihak ibu, yang merupakan warga Maluku. Ibu Virgil sendiri berkebangsaan Suriname.

Sebelum bergabung dengan Liverpool, Virgil pernah membela Groningen, Glasgow Celtic dan Southampton, dan telah membela timnas Belanda senior sejak 2015. Pada Euro 2024 kali ini, Virgil telah menambah 4 caps pada catatan karirnya, total dirinya telah turun ke lapangan bersama tOranje sebanyak 72 kali.

4. Nathan Ake

Bek kiri andalan Manchester City ini memiliki garis keturunan Indonesia dari kakek dan nenek dari pihak ibunya. Nathan juga memiliki garis keturunan Pantai Gading dari ayahnya.

Nathan sempat bergabung dengan akademi milik Chelsea setelah menimba ilmu di akademi ADO Den Haag dan Feyenoord, namun di awal karir seniornya Nathan dipinjamkan oleh Chelsea ke berbagai klub sebelum akhirnya menetap di AFC Bournemouth pada 2017. Tiga tahun berselang, Nathan direkrut oleh Manchester biru.

Nathan telah membela timnas Belanda kelompok usia sejak 2009, dan menjalani debut bersama timnas senior pada 2017. Total Nathan telah terjun ke lapangan sebanyak 49 kali, empat diantaranya didapat pada gelaran Euro 2024. (edo/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#tijjani reijnders #ac milan #indonesia #liverpool #virgil van dijk #nathan ake #timnas #belanda #manchester city #keturunan #naturalisasi #aston villa #diaspora #Ian Maatsen #euro 2024 #jerman #euro