
MERAWAT burung menjadi kegiatan Ferdian Deny Hermanto di sela-sela rutinintasnya sebagai masseur Bali United. Tak hanya merawat, Deny juga rutin mengikuti lomba atau kontes kicau.
’’Sejak 2010,” lanjut pemuda 30 tahun itu. Pemuda asal Desa Tulungagung, Kecamatan Baureno tersebut memiliki lima burung kicau. Terdiri atas satu burung untuk gaco atau sering untuk kontes dan lima burung masteran atau guru vokal.
’’Jenis murai batu, kenari, cucak cungkok, manggar, jalan suren, dan kapas tembak,” terang eks masseur Persibo tersebut. Deny merasakan kepuasan tersendiri ketika burung dirawat bisa berkicau menirukan suara burung lain.
Walau belum sampai mendapat prestasi di tingkat nasional. ’’Untuk prestasi baru tingkat regional,” ujar alumni SMKN 4 Bojonegoro tersebut. Kesibukan sebagai masseur membuat tidak bisa fokus merawat burung dan mengikuti kontes. Terlebih harus mendampingi tim latihan dan bertanding hingga keluar kota. (irv/bgs)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





