Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fanny Khumaydah, Aktif Organisasi Keagamaan

Hakam Alghivari
Penulis: Hakam Alghivari❯
Fanny Khumaydah.
Fanny Khumaydah.

KESIBUKAN sebagai Kepala Desa (Kades) Pasinan, Kecamatan Baureno tidak menjadi alasan bagi Fanny Khumaydah berhenti berorganisasi. Perempuan 45 tahun tersebut aktif di beragam organisasi keagamaan.


Advertisement

Di antaranya, Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) NU, hingga menjadi takmir Masjid Baureno. ’’Sejak muda sudah senang berorganisasi. Karena ingin tetap berkhidmah sebagai kader yang memberi manfaat,” tuturnya.

Meski memiliki banyak kegiatan, Fanny selalu mempunyai skala prioritas yang berhasil diaturnya dengan baik. Ia selalu bisa membagi waktu antara tugas utama sebagai pemimpin di desanya, ibu rumah tangga, dan kesibukannya di organisasi.

Baginya, semua kegiatan dapat disesuaikan. Fanny selalu berusaha semaksimal mungkin mengerjakan apa yang menjadi kewajiban dan tanggung jawabnya. Ia juga bertekad kuat dapat membawa Desa Pasinan menjadi lebih baik lagi. (ewi/bgs)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pengeboran Minyak Pernah Dilakukan di Wilayah Desa Sekaran Bojonegoro Tahun 1908

Pengeboran Minyak Pernah Dilakukan di Wilayah Desa Sekaran Bojonegoro Tahun 1908

Penasaran dengan sejarah minyak di Bojonegoro? Arsip koran Belanda 1908 ungkap ambisi pengeboran minyak di Baureno yang berawal dari rembesan lantung di sawah warga.

Eka Mareta Nurjannah: Suka Memasak

Eka Mareta Nurjannah: Suka Memasak

Mahasiswi Program Studi Statistika dan Sains Data Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro ini gemar bereksperimen.

Moh. Burhanudin: Kampanyekan Seni dan Budaya Lokal

Moh. Burhanudin: Kampanyekan Seni dan Budaya Lokal

BERLATAR belakang sebagai guru seni budaya sekaligus seniman, Moh. Burhanudin akrab dengan kearifan lokal dan budaya sekitar. Dari seni dan budaya, ia mengaku, jadi lebih memahami nilai-nilai kehidupan dari sudut pandang yang berbeda

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer