
Sucipto memilih memanfaatkan waktu di rumah untuk budidaya lele. Kepala SMPN 1 Padangan tersebut membudidaya lele karena terinspirasi oleh temannya yang lebih dulu sukses. ’’Tertantang untuk budidaya lele,” ungkap kepala sekolah 56 tahun tersebut.
Kepala sekolah tinggal di Desa Jampet, Kecamatan Ngasem tersebut merasakan kepuasaan ketika berhasil mengembangkan budidaya lele. Bahkan, ingin terus menambah kolam. Terlebih bisa menjadi tambahan pendapatan keluarga.
Namun, alumni mahasiswa Universitas Widya Gama Malang tersebut pernah gagal dalam membudidaya lele. Benih kurang sehat ditambah cuaca ekstrem membuat lele tidak berkembang maksimal. ’’Gagal total,” jelasnya.
Kegagalan tersebut tidak membuat Sucipto kapok. Bahkan, lebih tertantang dan termotivasi untuk terus mencoba hingga berhasil. ’’Coba lagi, coba lagi sampai berhasil,” ungkapnya. (irv/bgs)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





