
LAMONGAN, Radar Lamongan - Ramadan ini, Banjir Sidomulyo sering mengisi kultum di musala dan masjid.
‘’Dalam rangka pencerahan kepada masyarakat terkait ajaran islam dan ibadah. Termasuk saya terlibat di situ, keliling ke musala, dijadwal takmir,’’ kata Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Lamongan ini.
Menurut dia, sebelum memberi kultum, perlu mengetahui kondisi Jemaah setempat. Sebab, ada jemaah yang pengalaman agama luas, sedang, bahkan ada yang tidak tahu. Jemaah juga tak hanya mendengarkan. Dia mengajak interaktif.
‘’Yang memberikan ceramah harus tahu kondisi jemaah yang ada, materi menengah bisa diketahui orang,’’ ucap bapak tiga anak ini.
Selain keliling musala, Banjir juga mengisi kajian islam remaja masjid setiap Jumat. Tujuannya, memberi edukasi remaja biar mereka tidak liar.
‘’Yang saat ini hanya mengandalkan media sosial yang mereka pegang,’’ imbuh laki-laki 56 tahun ini.
Banjir juga aktif menjadi pembina di pondoknya. Dia mengisi pengajian setelah ashar. Santri pondok baru diizinkan pulang ketika H-2 hari raya. ‘’Biar bersama keluarga,’’ katanya. (sip/yan)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





