
Dari filsafat, sosial, ekonomi, hingga politik. ‘’Untuk filsafat lebih banyak baca buku Nicolo Machiavelli, Marx, dan Haberms,” ungkapnya.
Anam merasa dengan membaca satu buku saja tidak cukup. Malah, merangsang rasa ingin tahu karangan lainnya.
‘’Karena buku itu kan dari pemikir tertentu. Ketika baca satu bukunya malah ingin tahu karangan lain miliknya,” katanya.
Terlebih setelah merampungkan satu buku, mantan anggota DPRD ini merasa kurang pengetahuan. Sehingga ingin membaca buku lainnya. Dan terus seperti itu. Bahkan, kini memiliki sekitar 79 buku. (yna/msu)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





