Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prihatin Masih Banyak Perundungan di Sekolah

M
Penulis: M. Yusuf Purwanto❯
Isna Ni
Isna Ni
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Perundungan menjadi masalah sering terjadi di lingkup pendidikan. Terlebih banyak orang menganggapnya sebagai candaan. Yang sering terjadi cyberbullying. Misalnya foto dijadikan meme, diberikan caption atau tulisan yang menghina, diunggah dan dikomen ramai-ramai,” tutur Isna Ni'matus Sholihah guru SMKN 2 Bojonegoro.

Isna ingin mereduksi dan memberantas perundungan kepada seluruh sekolah di Indonesia. Sehingga saat ini berperan sebagai fasilitator guru di SMK Pusat Keunggulan dan Sekolah Penggerak. Tentu agar dapat memberantas perundungan di sekolah melalui Program Roots.

Guru tinggal di Kecamatan Babat, Lamongan tersebut melatih sistem Roots ini bekerja berdasar sistem jaringan. Dengan mangajak siswa di sekolah sebagai agen perubahan. (irv/rij)

Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Moh. Burhanudin: Kampanyekan Seni dan Budaya Lokal

Moh. Burhanudin: Kampanyekan Seni dan Budaya Lokal

BERLATAR belakang sebagai guru seni budaya sekaligus seniman, Moh. Burhanudin akrab dengan kearifan lokal dan budaya sekitar. Dari seni dan budaya, ia mengaku, jadi lebih memahami nilai-nilai kehidupan dari sudut pandang yang berbeda

Nanin Meipuspa Ranie: Menjaga Ilmu Bahasa Jepang

Nanin Meipuspa Ranie: Menjaga Ilmu Bahasa Jepang

KESIBUKAN sebagai kepala sekolah tidak membuat Nanin Meipuspa Ranie meninggalkan dunia yang pernah digelutinya.

Abdul Jalil: Cinta Sastra

Abdul Jalil: Cinta Sastra

Dunia sastra dan teater menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup Abdul Jalil. Pria bergelar Magister itu mengemban amanah sebagai Kepala UPT SMAN 1 Sugihwaras Bojonegoro

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer