Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Guru SDLB kelas 1 dengan hambatan pendengaran tersebut mengawali hari dengan mengajar. Berlanjut memberi terapi pada anak berkebutuhan khusus (ABK). Juga, menjadi guru les ketika sore. Malamnya, guru tinggal di Kecamatan Kedungadem, sibuk di kedai kopi.
Setiap hari pulang pergi Kedungadem-Kota Bojonegoro,” ungkap guru hobi menyanyi tersebut.
Alvi memiliki tanggung jawab sebagai waka kurikulum. Sehingga ketika ada ujian mempersiapkan semuanya dari jenjang SD-SMA. Alvi mengakui banyak pengetahuan mengenai kurikulum. (irv/rij)
Advertisement
Advertisement
Radar BojonegoroIkuti
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Artikel Terkait
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement




