Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Implementasi QR Code MyPertamina di SPBU Bojonegoro Dinilai Efektif Perketat Penyaluran BBM Subsidi

Hakam Alghivari
Penulis: Hakam Alghivari❯
ISI PERTALITE: Warga sedang mengisi pertalite di SPBU, Kabupaten Bojonegoro menjadi daerah dengan jumlah korban tertinggi. Yakni 217 laporan atau sekitar 45 persen dari total keluhan di Jawa Timur.
ISI PERTALITE: Warga sedang mengisi pertalite di SPBU, Kabupaten Bojonegoro menjadi daerah dengan jumlah korban tertinggi. Yakni 217 laporan atau sekitar 45 persen dari total keluhan di Jawa Timur.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sistem QR Code aplikasi MyPertamina telah diterapkan secara penuh untuk pembelian BBM subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Bojonegoro.


Advertisement

Mekanisme ini tidak hanya menjadi aturan teknis baru, tetapi juga dinilai membantu memperkuat pengawasan dan memastikan distribusi Solar maupun Pertalite subsidi lebih tepat sasaran.

Salah satunya SPBU Kelurahan Ngrowo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, aturan penggunaan QR Code sudah diterapkan secara ketat.

Mujib, pengawas SPBU Ngrowo menegaskan, bahwa seluruh kendaraan roda empat wajib memindai QR Code sebelum pengisian.

Advertisement

“Untuk kendaraan roda 4 wajib QR Code dan harus sesuai nopol,” ujarnya. Menurutnya, aturan ini membuat proses verifikasi lebih cepat dan mengurangi potensi pembelian oleh kendaraan yang tidak berhak.

Lebih jauh, Mujib menjelaskan bahwa kecocokan data antara QR Code dan nomor polisi menjadi aspek krusial dalam penyaluran BBM bersubsidi.

“Kalau nopol tidak sesuai kita tolak atau kita arahkan untuk beli yang nonsubsidi,” katanya. Ia menambahkan, prosedur tersebut berjalan efektif karena seluruh data kendaraan telah terhubung dengan sistem digital yang terintegrasi.

Advertisement

Penerapan QR Code ini sekaligus menekan potensi penyimpangan di tingkat daerah. Sistem digital memungkinkan SPBU mendeteksi pola pembelian yang tidak wajar.

Sehingga, kendaraan tidak dapat melakukan pengisian berulang atau berpindah lokasi untuk mendapatkan jatah lebih.

Petugas juga lebih mudah mengelola antrean karena proses pemeriksaan berjalan otomatis. Harapannya, ketepatan penyaluran BBM subsidi dan meminimalkan kebocoran kuota.

Upaya ini telah berdampak positif pada tingkat pengendalian distribusi BBM subsidi di berbagai daerah, termasuk Bojonegoro.

Bahkan, program ini turut memperkuat akurasi distribusi, menghindari penyimpangan, dan memastikan subsidi benar-benar sampai pada masyarakat yang berhak. (*/kam)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Akademisi Unigoro: Ketahanan Energi Tak Cukup Andalkan Produksi, Efisiensi Juga Harus Diperkuat

Akademisi Unigoro: Ketahanan Energi Tak Cukup Andalkan Produksi, Efisiensi Juga Harus Diperkuat

Akademisi Universitas Bojonegoro (Unigoro) Fahrizal Taufiqqurrachman, SE., MSE., menilai, tantangan ketahanan energi daerah tidak hanya terletak pada kemampuan menghasilkan energi.

Polres Bojonegoro Panggil 29 SPBU, Antisipasi Kelangkaan BBM

Polres Bojonegoro Panggil 29 SPBU, Antisipasi Kelangkaan BBM

akhir tahun, biasanya terjadi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Khusunya jenis solar. Beberapa tahun lalu, setiap akhir tahun terjadi antrean panjang pengisian solar di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Bojonegoro.

Radar History: Kelangkaan Karena Panic Buying

Radar History: Kelangkaan Karena Panic Buying

 Terjadi kelangkaan bahan bakar bensin di Bojonegoro 21 tahun lalu. Padahal, suplai BBM sudah lancar sejak 18 Juli 2005 lalu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer