Polres Bojonegoro Panggil 29 SPBU, Antisipasi Kelangkaan BBM

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Menjelang akhir tahun, biasanya terjadi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Khusunya jenis solar. Beberapa tahun lalu, setiap akhir tahun terjadi antrean panjang pengisian solar di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Bojonegoro.
Agar tidak terjadi lagi di akhir tahun ini, Polres Bojonegoro memanggil 29 manajer atau pimpinan SPBU kemarin (20/10).
Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty mengatakan, audiensi digelar di ruang rapat polres itu untuk membahas ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM), kelancaran pengiriman ke SPBU, serta antisipasi hambatan di lapangan.
"Kami menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, Pertamina, pemerintah daerah, dan seluruh pengelola SPBU untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tepat sasaran," katanya.
AKBP Yenni mengingatkan agar seluruh pihak menjalankan penyaluran sesuai ketentuan serta tidak melakukan praktik yang dapat merugikan masyarakat. Sehingga polres melakukan audiensi dengan sejumlah pihak termasuk sales branch manager (SBM) Pertamina Rayon 3 hingga 29 manajer SPBU di Bojonegoro.
Baca Juga: Radar History: Kala SPBU Kehabisan Stok BBM
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak khawatir terhadap pemenuhan BBM. "Masyarakat yang menemukan indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM agar segera melapor melalui Call Center Polri 110 atau Pertamina Contact 135 agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing pihak," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Usaha Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Dindagkopum) Bojonegoro Yuhri menyebut, kesiapan pemerintah kabupaten (pemkab) mendukung lembaga seperti kepolisian maupun Pertamina untuk menjaga kelancaran distribusi BBM.
Checker BBM Perwakilan SBM Pertamina Rayon 3 Rajib menambahkan, prioritas distribusi disesuaikan dengan tingkat kebutuhan masing-masing SPBU disertai koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran pelayanan. "Upaya optimalisasi pemantauan stok dan pengaturan pengiriman BBM terus dilakukan," ungkapnya. (yna/msu)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




