Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro Bangun Tanggul dari Ban Bekas untuk Antisipasi Longsor Bengawan Solo

Muhammad Suaeb • Selasa, 3 Juni 2025 | 15:24 WIB

 

DARUTAR: Warga Kecamatan Padangan membuat tanggul darurat dari ban bekas.
DARUTAR: Warga Kecamatan Padangan membuat tanggul darurat dari ban bekas.

 

RADARBOJONEGORO, JAWAPOS.COM - Warga Desa Banjarjo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro terpaksa membuat tanggul darurat dengan ban bekas di Sungai Bengawan Solo.

Sebab, longsor mengancam permukiman dan fasilitas umum warga di RT 11.

"Ada permukiman dan tiang listrik yang dekat di Bengawan Solo, ada juga musala, " kata warga Desa Banjarejo, Kecamatan Padangan Muchamad Abdul

Menurut dia, warga gotong-royong membuat tanggul darurat sejak Minggu (1/6), untuk mencegah longsor susulan. Terpaksa dilakukan menggunakan ban bekas sumbangan warga, karena situasi darurat. "Warga RT 11 Desa Banjarjo, Kecamatan Padangan buat tanggul sendiri walaupun dari ban bekas," imbuhnya.

Namun, tanggul darurat ini hanya sebagai solusi sementara, sambil menunggu pemerintah dan instansi terkait mengambil tindakan, untuk memperbaiki dan memperkuat tanggul Sungai Bengawan Solo.

Selain terjadi longsor di Padangan, juga terjadi di Desa Sekaran, Kecamatan Balen. Makam salah satu sespauh desa setempat yang berada di tepi Bengawan Solo Longsor.

Meski bangunannya telah roboh tergerus aliran Sungai Bengawan Solo. Namun, makam Mbah Citro Yudo itu masih aman. Cungkup (atap) sudah roboh, tapi makamnya aman, kata warga setempat Burhan. (dan/msu)

Editor : Muhammad Suaeb