Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Program Sekolah Sisan Ngaji Didorong Jadi Budaya Belajar oleh Pemkab Blora

R
Penulis: Rahul Oscarra Duta❯
WACANA PROGRAM: Bupati Arief memiliki keinginan mengawinkan pendidikan akademik dan religi. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
WACANA PROGRAM: Bupati Arief memiliki keinginan mengawinkan pendidikan akademik dan religi. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemkab Blora mendorong penguatan program sekolah sisan ngaji, sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa sejak dini. Program ini diposisikan bukan sekadar tambahan, melainkan kebiasaan harian di lingkungan sekolah.

Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, sekolah sisan ngaji menjadi langkah strategis, untuk menyeimbangkan kecerdasan akademik dengan nilai keimanan dan akhlak. Melalui program tersebut, siswa dibiasakan memulai kegiatan belajar dengan membaca Asmaul Husna, Salawat Nariyah, serta belajar baca tulis Alquran.

Advertisement

‘’Program ini penting agar anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki bekal keimanan dan akhlak yang kuat,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan agama harus diperkuat di tengah tantangan era digital yang kian kompleks. Ia menilai, kemampuan dasar keagamaan menjadi pondasi penting agar generasi muda tidak kehilangan arah.

‘’Kalau perlu, anak lulus sekolah sudah hafal bacaan dan doa tahlil. Saat orang tua sudah tiada, siapa lagi kalau bukan anak-anak kita yang mendoakan,” katanya.

Selain itu, peran orang tua juga dinilai krusial dalam mendukung keberhasilan program tersebut, terutama dalam mengawasi penggunaan teknologi. Sebab, diakuinya, penggunaan gawai yang tidak terkontrol berpotensi mengganggu perkembangan anak.

‘’Sekarang anak kecil sudah mahir menggunakan smartphone. Harus diawasi dan dibatasi. Jika kewalahan, pondok pesantren bisa menjadi solusi karena penggunaan gadget lebih terkontrol,” imbuhnya.

Pemkab berharap, sekolah sisan ngaji tidak hanya menjadi program formal, tetapi benar-benar membudaya di sekolah. ‘’Dengan demikian, lulusan pendidikan di Blora diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat,” tutup Arief. (hul/ind)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Barongan Blora Bidik Pengakuan UNESCO, Arief Perkuat Kolaborasi, Siswanto Dorong Ekosistem Seni

Barongan Blora Bidik Pengakuan UNESCO, Arief Perkuat Kolaborasi, Siswanto Dorong Ekosistem Seni

Langkah strategis itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Bupati Blora Arief Rohman dan Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita di Pringgitan Rumah Dinas Bupati Ponorogo.

Bupati Blora Tegaskan Lapak Pasar Ngawen Dilarang Diperjualbelikan

Bupati Blora Tegaskan Lapak Pasar Ngawen Dilarang Diperjualbelikan

Bupati Blora Arief Rohman pun mengingatkan pengelola agar tidak main-main dalam menata pedagang. Menurutnya, penempatan harus adil dan transparan. Praktik jual beli maupun penyewaan lapak kepada pihak lain juga dilarang.

Pertanian Organik Jadi Jalan Baru Ketahanan Pangan

Pertanian Organik Jadi Jalan Baru Ketahanan Pangan

Pengembangan pertanian organik menjadi salah satu langkah Bupati Blora Arief Rohman dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani. Gagasan tersebut terus dikembangkan melalui program percontohan, kol

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer