Blora Disiapkan Jadi Pilot Project Nasional Pembangunan Pabrik Bioetanol

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Setelah dikenal sebagai lumbung jagung, Kabupaten Blora diproyeksikan menjadi percontohan nasional pengembangan bioetanol berbasis jagung. Pemerintah pusat mulai membidik Blora sebagai titik awal hilirisasi jagung menjadi energi alternatif.
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Yudi Sastro mengatakan, pembangunan pabrik bioetanol akan dimulai dari Blora. Menurutnya, status swasembada jagung menjadi modal utama pengembangan industri tersebut.
“Pabrik bioetanol akan kita mulai dari Blora. Kita dorong dari hulu hingga hilir dalam bentuk bioenergi. Potensi jagung di sini besar dan siap dikembangkan,” ujarnya.
Langkah ini sekaligus menandai pergeseran peran jagung yang tidak hanya sebagai komoditas pangan, tetapi juga sumber energi terbarukan.
Dukungan juga datang dari Panglima Kopassus Letjen TNI Jon Afriandi. Ia menilai, integrasi sektor pangan dan energi menjadi kunci kedaulatan nasional. Blora dinilai memiliki sumber daya yang memadai untuk menjadi proyek percontohan.
“Jagung bukan hanya pangan, tapi juga energi. Blora sangat layak jadi pilot project nasional,” tandasnya.
Di tingkat petani, rencana tersebut disambut positif. Bambang, salah satu petani asal Randublatung berharap, pengembangan bioetanol ikut mengangkat sektor lain, termasuk peternakan. “Harapannya tidak hanya jagung, tapi Blora juga bisa maju di peternakan,” ucapnya.
Bupati Blora Arief Rohman menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Kementan, dan Bulog menjadi kunci percepatan program tersebut.
“Kolaborasi ini bukti Blora siap menjadi penopang pangan sekaligus energi nasional,” tandasnya. (hul/ind)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




