Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi di Pusaran Harga Minyak Dunia

M
Penulis: M. Nurkhozim❯
(Dok. AFP)
(Dok. AFP)

Advertisement

 

Oleh:
|M. NURKOZIM
Wartawan Radar Bojonegoro

 

Advertisement

Kita mengawali tahun dengan optimisme. Harapannya sederhana: lebih baik dari tahun lalu. Begitulah kebanyakan orang. Namun, masa depan tetap menjadi rahasia Tuhan.

Realitas tahun ini berkata lain. Konflik pecah: Iran berhadapan dengan Amerika Serikat dan Israel. Terjadi jauh di Timur Tengah. Ledakan bomnya memang tak terdengar di Indonesia. Namun, dampaknya terasa hingga ke dompet masyarakat.

Harga minyak dunia melonjak. Imbasnya, harga BBM ikut terkerek—setidaknya untuk non-subsidi. Efek berantai pun tak terhindarkan. Salah satunya, harga plastik yang ikut naik.

Advertisement

Plastik merupakan turunan minyak bumi. Ketika harga minyak naik, biaya produksinya ikut terdorong. Dampaknya langsung dirasakan pelaku UMKM. Plastik menjadi kebutuhan utama sebagai kemasan makanan.

Kenaikan itu kini mulai terasa di tingkat bawah. Harga es teh pinggir jalan pun ikut merangkak naik. Sinyal kenaikan harga komoditas lain tinggal menunggu waktu.

Ketergantungan pelaku usaha terhadap plastik masih sangat tinggi. Saat harga naik, mereka tak punya banyak pilihan selain menyesuaikan harga jual.

Di sisi lain, tekanan juga datang dari kebijakan fiskal. Pengurangan dana transfer pusat ke daerah ikut menahan laju ekonomi. Selama ini, belanja pemerintah menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah, terutama melalui pengadaan barang dan jasa.

Ketika belanja itu dipangkas, dampaknya meluas. Sejumlah pelaku usaha mulai kehilangan order. Satu proyek pemerintah yang hilang bisa berdampak pada puluhan pelaku usaha.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Akademisi Unigoro: Ketahanan Energi Tak Cukup Andalkan Produksi, Efisiensi Juga Harus Diperkuat

Akademisi Unigoro: Ketahanan Energi Tak Cukup Andalkan Produksi, Efisiensi Juga Harus Diperkuat

Akademisi Universitas Bojonegoro (Unigoro) Fahrizal Taufiqqurrachman, SE., MSE., menilai, tantangan ketahanan energi daerah tidak hanya terletak pada kemampuan menghasilkan energi.

Polres Bojonegoro Panggil 29 SPBU, Antisipasi Kelangkaan BBM

Polres Bojonegoro Panggil 29 SPBU, Antisipasi Kelangkaan BBM

akhir tahun, biasanya terjadi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Khusunya jenis solar. Beberapa tahun lalu, setiap akhir tahun terjadi antrean panjang pengisian solar di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Bojonegoro.

Radar History: Tarif Mobil Penumpang Umum Bojonegoro Naik 100 Persen

Radar History: Tarif Mobil Penumpang Umum Bojonegoro Naik 100 Persen

Pemerintah berencana menaikkan tarif angkutan umum sampai 20 persen setelah harga bahan bakar minyak dan gas (BBM) naik. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer