RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kabar gembira kembali menyapa para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Berdasarkan pantauan terkini pada hari Selasa, 23 Desember 2025, gelombang pencairan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4 semakin deras mengalir ke berbagai rekening KPM.
Bukti-bukti pencairan atau "struk" penarikan dana mulai bermunculan dari berbagai daerah, menandakan bahwa pemerintah sedang mempercepat penyaluran bantuan sosial menjelang akhir tahun.
Bukti Nyata Pencairan di Tiga Bank Himbara
Update terbaru pada pukul 14.00 WIB menunjukkan bahwa pencairan tidak hanya terjadi pada satu bank penyalur, melainkan merata di tiga bank Himbara utama: BRI, Mandiri, dan BNI. Berikut rincian bukti pencairan yang berhasil dihimpun:
1. Bank BRI: Wilayah Timur Indonesia Mulai Cair Laporan pertama datang dari wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang KPM dengan KKS Lama melaporkan saldo masuk sebesar Rp600.000 pada pukul 11.50 waktu setempat. Struk penarikan tertanggal 23 Desember 2025 menjadi bukti valid bahwa wilayah timur Indonesia sudah mulai menerima haknya.
2. Bank Mandiri: KKS Tahun 2018 Ikut Cair Tidak ketinggalan, pengguna aplikasi Livin' by Mandiri juga melaporkan adanya saldo masuk. Salah satu KPM pemegang KKS terbitan tahun 2018 mengonfirmasi dana sebesar Rp600.000 telah mendarat di rekeningnya pada siang hari ini. Hal ini memberikan angin segar bagi pemegang kartu lama yang sempat khawatir bantuannya tertunda.
3. Bank BNI: Dominasi Pencairan di Tangerang dan Jakarta Laporan terbanyak hari ini justru datang dari pemegang KKS Bank BNI.
-
Tangerang Kota (Wilayah Kreo Larangan): KPM pemegang KKS 2021 sukses menarik dana Rp600.000 di gerai Indomaret pada pukul 10.17 WIB.
-
KKS 2017: KPM dengan kartu yang cukup lama (2017) di Tangerang Kota juga melaporkan keberhasilan pencairan pada pukul 11.00 WIB.
-
Jakarta (Muara Baru): Penarikan tunai sebesar Rp600.000 berhasil dilakukan di Galeri ATM Perum Muara Baru pada pukul 09.30 WIB.
Fenomena Pencairan Tidak Serentak
Meskipun bukti pencairan semakin banyak, masih ada laporan dari KPM yang saldonya masih kosong atau "zong". Sebuah kasus menarik terjadi di Jakarta, di mana dalam satu keluarga dengan jenis KKS yang sama, satu orang sudah cair sementara saudaranya belum.
Hal ini mengonfirmasi bahwa proses pencairan atau top-up saldo dilakukan secara bertahap (termin), bukan serentak dalam satu waktu. Sistem perbankan memproses data secara bergelombang, sehingga perbedaan waktu masuknya saldo adalah hal yang wajar.
Imbauan untuk KPM
Bagi Anda yang belum menerima bantuan, jangan panik. Berikut langkah yang bisa dilakukan:
Baca Juga: Kejutan Akhir Tahun! Cek Bansos PKH, BPNT, hingga BLT Kesra Cair Serentak di Berbagai Daerah
-
Cek Berkala: Lakukan pengecekan saldo secara berkala, bisa melalui mesin ATM, Agen Bank terdekat, atau lebih mudah menggunakan aplikasi Mobile Banking di ponsel Anda.
-
Bersabar: Melihat derasnya bukti pencairan hari ini, besar kemungkinan giliran Anda akan segera tiba dalam waktu dekat.
-
Pastikan Kartu Aktif: Jaga kondisi fisik kartu KKS dan pastikan PIN Anda tidak terblokir.
Dengan adanya bukti struk nyata tertanggal 23 Desember 2025 ini, diharapkan para KPM dapat lebih tenang dan optimis bahwa bantuan BPNT Tahap 4 sebesar Rp600.000 benar-benar disalurkan sebelum pergantian tahun. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko