‘’Tujuan itu memberikan kepastian melayani semua kebutuhan civitas akademik dan pelayanan kepada mahasiswa,’’ tutur Wardoyo.
Dia mengatakan, untuk mewujudkan Unisla yang unggul dalam semua aspek, harus bertahap dan berproses. Sebab untuk menjadi unggul, menurut dia, dibutuhkan pimpinan yang representatif dan bisa diajak kerjasama.
Sehingga, penunjukan Dody bukan tanpa sebab. Apalagi, Dody sudah mengabdi di Unisla puluhan tahun. Pihak Yayasan YPPTI sebelumnya juga sudah mendalami cukup lama. Hingga akhirnya sosok Dody dianggap layak dan berkompeten mengisi jabatan Pj Rektor Unisla.
‘’Karena beda waktu, beda masalah, beda pula cara penyelesaiannya. Harapan ke depan, tujuan pokok kita adalah untuk mewujudkan universitas unggul,’’ ucapnya.
Pj Rektor Unisla, Dr. Dody Eko Wijayanto, SH. M.Hum sebagai dosen tetap yayasan yang ber -NIDK dari kepolisian ini mengungkapkan, jabatan Pj rektor ini merupakan amanah yang diberikan oleh yayasan. Sehingga sebagai dosen yang sudah puluhan tahun mengabdi di Unisla, Dody mematuhi tugas yang diberikan tersebut. Sebab, ini merupakan bagian dari tri dharma perguruan tinggi.
‘’Sehingga dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya akan mengemban amanah ini sebaik-baiknya. Karena belum ada mekanisme pemilihan rektor baru, sementara ini saya menjadi Pj, yang nantinya akan mengantarkan pemilihan rektor definitif,’’ ujar Dodi yang pernah menjabat dekan fakultas hukum Unisla.
Ke depan, Dody mengatakan, pihaknya akan melakukan revitalisasi di kampus. Terutama menyelesaikan persoalan yang muncul dan yang belum selesai. Selanjutnya, pihaknya juga tetap menjalankan kebijakan rektor lama yang diteruskan, supaya terlaksana dengan baik.
‘’Menjalin kerjasama dengan semua pihak, supaya apa yang kita inginkan bisa tercapai. Harapan saya Unisla akan lebih bagus dan maju,’’ tutur Dody. (sip/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto