RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Blora terbitkan sertifikat laik higienis dan sanitasi (SLHS) untuk lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sementara, lainnya masih berproses.
Kepala Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga Dinkesda Blora Tutik Rahayu menyebut, dari 50 lebih SPPG saat ini, baru lima yang diterbitkan SLHS.
’’Sampai hari ini sudah menerbitkan lima SLHS. Yang berproses 17. Lima hari ini akan kami proses segera,” paparnya.
Sementara itu, ada 33 SPPG yang sedang menjalani pelatihan-pelatihan. Sehingga, ia menargetkan hingga akhir Oktober semua SPPG sudah menjalani pelatihan-pelatihan. ’’Untuk menerbitkan SLHS ada beberapa persyaratan. SK penunjukan BGN. Kemudian layout dapur. Inspeksi kesehatan lingkungan SPPG,” katanya.
Selain itu, SPPG juga harus mengurus hasil laboratorium. Meliputi dari alat masak, lab air dan makanan. ’’Dan, kelima pelatihan penjamah makanan,” tambahnya. Sementara, jika hasil laboratorium belum memenuhi syarat, SPPG harus mengulang hingga memenuhi standar yang disyaratkan.
’’Labnya di laboratorium yang sudah terakreditasi. Kalau di Blora di Labkesmas. Kalau di luar Blora tidak masalah,” jelasnya. Dia berharap dengan adanya pelatihan dan pemenuhan persyaratan itu semua SPPG sudah memenuhi standar. Sehingga, aman.
’’Terutama dari sisi penyiapan makanan. Yakni dari higienis sanitasi perorangan yang sering terabaikan. Karena tak biasa menyajikan makanan dengan sarung tangan, dan cuci tangan sebelum penyiapan,” terangnya. (hul/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana