Berawal menekuni Tarung Drajat pada 2022 lalu, M. Irsyadul Ibad terus berlatih dan mengasah kemampuan. Walau di pengalaman perdana bertanding pingsan. Namun dengan keteguhan dan ketelatenan kini mampu berprestasi di tingkat provinsi.
IRVAN RAMADHON, Bojonegoro
SENYUM bangga terpancar dari wajah M. Irsyadul Ibad usai meraih prestasi sebagai juara 2 kejuaraan tarung drajat di tingkat provinsi. Tepatnya Tarung Drajat Kejuaraan Regional Circuit Championship Ke-2 Jawa Timur 2026
Walau berhasil memawa pulang juara 2, Ibad merasa belum puas dengan prestasi tersebut. Terlebih belum sesuai target karena ingin menjadi yang terbaik.
‘’Di kejuaraan berikutnya harus lebih baik lagi,” ungkap atlet asal Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro Kota tersebut.
Sebelum menghadapi kejuaraan tarung drajad minggu lalu, Ibad telah mempersiapkan diri dengan baik, dengan berlatih intensif selama tujuh hari jelang pertandingan. Mulai dengan berlatih tanding, hingga lari untuk meningkatkan kondisi fisik.
‘’Berlatih pastinya, jogging, dan sprint,” jelas mahasiswa IKIP PGRI tersebut.
Kejuaraan Regional Circuit Championship Jatim 2026 bukan kejuaraan pertama yang diikuti Ibad. Terlebih atlet 19 tahun tersebut sudah sejak 2022 menekuni tarung drajat. Tertarik bergabung ke olahraga bela diri tersebut karena gerakan simple, praktis, dan efektif.
Ibad masih ingat perjuangan yang dilakukan ketika baru menekuni tarung drajat. Mulai dari latihan keras yang menguras mental hingga mengikuti kejuaraan dengan biaya sendiri.
Selain itu, terdapat momen yang paling diingat. Tepatnya ketika menjalani pertandingan perdana sebagai atlet tarung drajat di 2022 lalu. Ibad harus mengalami mimisan sampai pingsan akibat menerima tendangan lawan.
‘’Di Porkab Desember 2022 lalu,” ungkap mahasiswa prodi PPKN itu.
Usai mengalami kejadian tersebut, Ibad sedikit kapok. Namun dukungan dari orang tua yang bisa membuat yakin untuk mengikuti kejuaraan lagi. Dukungan tersebut juga yang membuat mahasiswa semester 2 itu ingin terus berprestas demi membanggakan orang tua.
Ibad sudah mendapatkan banyak prestasi di berbagai kejuaraan. Mulai dari kejuaraan provinsi (kejurprov), kejuraan daerah (kejurda), pekan olahraga kabupaten (porkab), maupun pekan olahraga provinsi (porprov). Namun hasil tersebut belum membuat alumni SMAN 3 Bojonegoro itu puas.
Ibad memiliki keinginan dan terget menjadi atlet nasional. Salah satunya masuk ke tim Jawa Timur sampai ke PON. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana