Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belum Semua Petani Milenial Bojonegoro Tergabung Dalam Poktan

D
Penulis: Dewi Safitri❯
Infografis Poktan Milenial di Bojonegoro(AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Infografis Poktan Milenial di Bojonegoro(AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

 


Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Regenerasi petani muda di Bojonegoro terus tumbuh. Namun, belum seluruhnya terwadahi dalam kelompok tani (poktan) milenial. Sehingga, masih bergerak secara mandiri dan belum terdata secara resmi.

Eko salah satu petani milenial menyampaikan, sudah mulai berkecimpung di dunia pertanian sejak masih sekolah. Tapi, saat itu hanya membantu orang tua di ladang. Sekarang, turut menggarap lahan sendiri sebagai tambahan penghasilan.

Meski begitu, ia mengaku, tidak bergabung dalam poktan milenial. Hanya menjalani aktivitas bertani sebagaimana mestinya. Tanpa bergabung dengan organisasi atau kelompok pertanian tertentu. ’’Saya kurang tahu tentang adanya poktan milenial. Juga, tidak ikut bergabung,” ujar laki-laki 34 tahun tersebut.

Advertisement

Terpisah, Evi Dwi alumni Fakultas Pertanian Universitas Trunojo Madura (UTM) mengatakan, di lingkungan tempat tinggalnya banyak petani milenial usia rerata sekitar 30 tahunan. Mengingat, mayoritas penduduk memang sebagai petani.

Jadi, tidak sedikit pasangan yang sudah menikah mengikuti jejak orang tuanya untuk bertani. Baik, menggarap lahan sawah maupun hutan.

’’Saudara hingga tetangga, banyak yang petani milenial. Rerata menanam tanaman pangan, seperti jagung atau padi. Belum pada inovasi perkebunan, seperti sayur atau buah. Setahu saya, juga tidak bergabung pada poktan khusus milenial,” terang perempuan asal Kecamatan Dander tersebut. (ewi/bgs)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Peroleh Bantuan dari Pusat dan Pemprov Jateng, DP4 Blora Kucurkan Bibit untuk 5.800 Hektare Lahan Pertanian

Peroleh Bantuan dari Pusat dan Pemprov Jateng, DP4 Blora Kucurkan Bibit untuk 5.800 Hektare Lahan Pertanian

Ratusan kelompok tani (poktan) di Kabupaten Blora mendapat angin segar. Menjelang musim kemarau, bantuan benih padi dan jagung mulai dikucurkan. Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah lumbu

Opini: Menyelamatkan Regenerasi Petani

Opini: Menyelamatkan Regenerasi Petani

Bojonegoro sedang menghadapi ironi. Di satu sisi, kabupaten ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan Jawa Timur.

Regenerasi Petani Bojonegoro Tersendat, Anak Muda Enggan Bertani

Regenerasi Petani Bojonegoro Tersendat, Anak Muda Enggan Bertani

Regenerasi petani masih menjadi pekerjaan rumah di Bojonegoro. Minat generasi muda untuk menekuni sektor pertanian dinilai belum tumbuh optimal.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer