Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Monumen Jati yang Tak Dirawat

M. Yusuf Purwanto • Minggu, 15 Januari 2023 - 18:11 WIB
POHON RAKSASA: Pohon ukuran besar di Desa Malingmati, Kecamatan Tambakrejo, ini jadi ikonik jati. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RDR.BJN)
POHON RAKSASA: Pohon ukuran besar di Desa Malingmati, Kecamatan Tambakrejo, ini jadi ikonik jati. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RDR.BJN)
https://www.youtube.com/watch?v=p8dKJwQStas

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro Pohon Jati bisa menjadi identitas Bojonegoro. Hutan-hutan didominasi hutan jati. Hampir 40 persen wilayah Bojonegoro merupakan hutan jati, atau seluas 94.397 hektare.

Salah satu keunikan pohon jati bisa dijumpai di Dusun Kaliaren, Desa Malingmati, Kecamatan Tambakrejo. Terdapat pohon jati menjulang hingga 35 meter, dengan keliling pohon 569 sentimeter (cm). Kawasan tersebut masuk dalam Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Padangan. Bentuk pohon jauh lebih besar dibanding pohon di sekelilingnya, membuat pohon tersebut dinamakan Monumen Jati.

Didik Hono, mantri Perhutani KPH Padangan mengatakan, selain pohon besar, juga terdapat Sendang Pancur dan tempat pertapaan. Kawasan tersebut saat ini dikelola Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Mekar Jati Tambakrejo. Umur pohon jati saat ini mencapai 166 tahun, ditanam sejak 1857.

Ngasiban, warga Dusun Kaliaren mengatakan, keberadaan pohon jati besar sudah sejak era kolonial Belanda dan daerah sekitar pohon tersebut dahulunya dikelilingi pagar kawat. Dan tiga tahun terakhir banyak dikunjungi sebagai tempat wisata. Tapi, saat ini keadaannya tidak seramai saat awal-awal dijadikan monumen jati. ’’Sekarang sekadar nama, kurang dikelola,’’ ungkap warga pemilik warung di kawasan Jati Monumen.

Kepala Subseksi Wisata KPH Padangan Budi Darjanto mengatakan, saat ini kondisinya belum banyak perubahan. Perbaikan sarana prasarana akan dilakukan bila pendapatan diperoleh dari wisata sudah memungkinan. Namun pihaknya sudah sempat mengusulkan meski belum ada persetujuan. (dan/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#perawatan #Wisata #terbengkalai #Pengelolaan #monumen jati