Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Maksimalkan Manfaat Bike to Work-mu

Bhagas Dani Purwoko
dr. Lucky Imroah, Ketua Bidang Organisasi IDI Cabang Bojonegoro. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
dr. Lucky Imroah, Ketua Bidang Organisasi IDI Cabang Bojonegoro. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

 

Oleh:
dr. Lucky Imroah
Ketua Bidang Organisasi IDI Cabang Bojonegoro 

 

Advertisement

SAAT ini, setiap Senin dan Jumat, ASN Pemkab dan karyawan BUMD di Bojonegoro melaksanakan Program Bike to Work (B2W) dalam upaya efisiensi dan mengurangi emisi karbon, dan sekolah diimbau mengoptimalkan Gerakan Bike to School secara bertahap. Program ini juga bertujuan untuk mendorong pola hidup sehat.

Manfaat bersepeda pada kesehatan otot dan sendi yaitu meningkatkan kekuatan otot perut, paha, betis, hingga otot punggung serta meningkatkan kepadatan tulang. Selain itu, bersepeda meningkatkan fleksibilitas (kelenturan sendi), koordinasi tubuh dan keseimbangan. Bersepeda termasuk dalam kategori low impact exercise (olahraga dengan beban rendah) yang berarti memberikan beban minimal pada sendi.

Pada kesehatan mental dan metabolik, bersepeda merangsang pelepasan hormon endorfin yang dapat meredakan stres, kecemasan, dan memperbaiki suasana hati. Bersepeda efektif membakar kalori dan meningkatkan metabolisme tubuh sehingga membantu mencapai indeks massa tubuh (IMT) yang ideal. Selain itu, bersepeda akan meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terpapar penyakit.

Advertisement

Biar manfaat kesehatannya dapat, tidak cuma capek, ikuti tips berikut:

1. Konsisten Dulu, Kencang Belakangan

Pasang target minimal 3x seminggu, 30 menit per hari sudah masuk rekomendasi WHO untuk aktivitas fisik; Bila jarak dekat (<3km), it's ok, fokus ke konsistensi, jadikan kebiasaan dulu; dan bila jarak jauh, mulai dengan 2x seminggu atau kombinasikan dengan moda transportasi lain. Jangan sampai capek berlebihan karena justru bikin kapok.

2. Atur Intensitas Biar Jadi Olahraga Kardio

Manfaat bagi jantung & paru akan terwujud kalau saat berolahraga detak jantung naik. Caranya: Pakai “talk test": Saat gowes kamu masih bisa ngobrol tapi agak ngos-ngosan. Itu zona ideal bakar lemak & latih jantung; dan mainkan gigi sepeda: Pas jalan datar, pakai gigi agak berat biar otot paha kerja. Pas tanjakan, turunin gigi biar lutut aman; Latihan 1-2x seminggu ngebut dikit: 5 menit kayuh lebih cepat di tengah perjalanan buat melatih daya tahan.

3. Jaga Postur Biar Tidak Cedera

Salah posisi bisa berakibat pegal & nyeri. Sebelum mulai gowes perlu: Atur tinggi sadel: Saat pedal di posisi paling bawah, kaki hampir lurus tapi lutut tidak sampai lurus (ngunci); dan atur tinggi setang: Atur supaya punggung nggak terlalu bungkuk. Yang penting nyaman, bukan gaya; dan lakukan pemanasan: Putar pergelangan kaki & bahu 1 menit sebelum berangkat.

4. Strategi Anti Keringetan & Dehidrasi

Waktu berangkat: Pagi sebelum jam 7, belum terlalu terik & tidak khawatir terlambat; dan jaga hidrasi dengan minum 1 gelas air sebelum berangkat dan bawa air dalam botol 500ml buat di jalan; dan pakai baju berbahan dry-fit/jersey, bukan katun. Sampai kantor lap badan & ganti baju.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pendaftaran CPNS Resmi Dibuka November 2026, PPPK Paruh Waktu Bakal Diangkat Penuh Waktu!

Pendaftaran CPNS Resmi Dibuka November 2026, PPPK Paruh Waktu Bakal Diangkat Penuh Waktu!

Siap-siap! Pendaftaran CPNS 2026 resmi dibuka November ini. Cek jadwal seleksi, syarat usia khusus jalur PNS, hingga kepastian nasib pengangkatan PPPK Paruh Waktu di sini!

Gerakan Sedekah Koin Umplung ASN Blora Tembus Rp 1 Miliar

Gerakan Sedekah Koin Umplung ASN Blora Tembus Rp 1 Miliar

Koin umplung yang dikumpulkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Blora tak sekadar recehan. Dari gerakan sedekah rutin itu, dana santunan anak yatim berhasil terkumpul hingga Rp 1 miliar.

Honor dari Kabupaten Tak Kunjung Cair, Guru Madin Tunggu Kejelasan Pencairan

Honor dari Kabupaten Tak Kunjung Cair, Guru Madin Tunggu Kejelasan Pencairan

Bantuan honor guru Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Alquran (TPQ) dari Pemkab Blora tak kunjung cair. Padahal, bantuan serupa dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah diterima.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer