Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Ketir-Ketir Angka Kemiskinan

M. Yusuf Purwanto • Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:32 WIB
Ilustrasi (AINUR OCHIEM/RDR.BJN)
Ilustrasi (AINUR OCHIEM/RDR.BJN)

Pemkab Punya Beragam Bansos


BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Angka kemiskinan di Bojonegoro dua tahun terakhir mengalami kenaikan. Kenaikan paling parah terjadi saat pandemi melanda pada 2020 dan 2021 lalu. DPRD Bojonegoro mengingatkan pemkab agar angka kemiskinan tidak terus naik. Program pengentasan kemiskinan harus diperbanyak.

 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bojonegoro Firman Bastian mengatakan, dua tahun terakhir angka kemiskinan di Bojonegoro memang naik. Pada 2019 jumlah penduduk miskin sebanyak 154.640 jiwa. Kemudian pada 2020 naik menjadi 161.100 jiwa. Pada 2021 jumlah angka kemiskinan kembali naik signifikan, yakni 166.520 jiwa.

 

‘’Tahun ini baru bisa diketahui November mendatang,’’ ungkap dia saat dikonfirmasi Senin (24/10).

 

Firman menjelaskan, kemiskinan dua tahun itu disebabkan terjadinya pandemi Covid-19. Tidak hanya di Bojonegoro. Namun, semua daerah juga mengalami hal sama. Sebab, pandemi menjadi masalah global selama dua tahun terakhir. ‘’Baru tahun ini kondisinya mulai mereda,’’ jelasnya.

 

Namun, belum lama mereda, tahun ini ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Kenaikan harga BBM pada September lalu itu sangat berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat. Namun, dampaknya terhadap kemiskinan belum bisa diketahui saat ini. ‘’Itu nanti baru bisa dilihat November mendatang,’’ jelasnya.

 

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Bojonegoro Triguno Sudjono mengatakan, pemkab memiliki sejumlah program bantuan sosial (bansos) untuk membantu masyarakat miskin. Bansos itu terbagi di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). ‘’Seperti dinsos, bagian kesra, dinas perdagangan, dan dinas pertanian,’’ ujarnya. (zim/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#Miskin #Warga Miskin #bojonegoro #Jangan Naik #Bansos #APBD Besar #bps