Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Ketua Kadin Blora Siswanto Dukung Kawasan Industri di Kota Minyak

Rahul Oscarra Duta • Senin, 2 Februari 2026 | 19:10 WIB
SERAP ILMU: Ketua Adkasi, Siswanto antusias mempelajari kemajuan Tiongkok untuk diterapkan di daerah.
SERAP ILMU: Ketua Adkasi, Siswanto antusias mempelajari kemajuan Tiongkok untuk diterapkan di daerah.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Blora Siswanto mendukung berdirinya kawasan industri di Kabupaten Blora. Pasalnya, melalui masuknya investasi ke Kota Minyak, dinilai bakal menciptakan multiplier effect (efek ganda) bagi masyarakat.

Diketahui, wacana kawasan industri masih memunculkan dua opsi pilihan. Yakni menggunakan Kawasan Peruntukan Industri (KPI) eksisting yang tersebar di 11 kecamatan seluas 1,2 ribu hektare, atau menggunakan lahan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Comoro Modang, Kecamatan Sambong, seluas 1,3 ribu hektare.

Siswanto menjelaskan, daerah-daerah yang maju saat ini memiliki kawasan industri sebagai daya tarik. ‘’Jadi nanti kawasan industri menjadi tempat tenant-tenant dari pabrik atau perusahaan dari luar daerah. Kemudian di situ akan banyak tenaga kerja,’’ terang Siswanto.

Ia mengatakan, dari kawasan industri di Kabupaten Blora akan menciptakan ekosistem ekonomi masyarakat baru. Dari mulai lapangan pekerjaan, hingga usaha masyarakat dalam memfasilitasi kegiatan operasional perusahaan di kawasan industri.

‘’Contoh kecil, akan berputarnya uang ditingkat UMKM. Baik dari warung makan, laundry, hingga kos-kosan di lingkungan kawasan industri,’’ katanya.

Lebih lanjut, ia menilai, akan muncul budaya masyarakat baru. Sehingga kajian komprehensif atau mendetail sangat diperlukan. Baik dari pemilihan lokasi, dampak lingkungan berkelanjutan, sosial masyarakat sekitar, akses air hingga akses jalan kendaraan industri.

‘’Jadi, adanya kawasan industri tidak menjadi beban dikemudian hari, karena faktor-faktor detail terlewatkan. Harus dikonsep baik dari awal,’’ tuturnya. ‘’Dengan adanya kawasan industri akan menjadi nilai positif baru,’’ sambung Siswanto.

Ia mengatakan, selamat ini Kabupaten Blora belum memiliki konsep industrialisasi. Padahal itu menjadi salah satu dari tiga penggerak perekonomian di tingkat kabupaten.

‘’Penggerak ekonomi di daerah ada tiga sektor. Yaitu belanja pemerintahan (kabupaten/provinsi/negara yang ada di Kabupaten Blora). Lalu belanja masyarakat sehari-hari, dan industrialisasi,’’ terangnya.

Menurutnya, di Kabupaten Blora belum memiliki konsen terhadap industrialisasi dalam bentuk penciptaan kawasan industri. ‘’Industrialisasi melalui kawasan industri dapat menciptakan jasa, masuknya investasi industri yang berwujud perusahaan. Bisa itu pabrik gula, migas, dan jenis industri yang lainnya,’’ tambah Siswanto.

Sebelumnya, Pemkab Blora melalui Bapperida merencanakan kajian kelayakan kawasan industri pada tahun ini. Dari hasil kajian tersebut nantinya akan memunculkan hasil yang digunakan acuan kelayakan. 

Baca Juga: Temukan Energi Pembangkit Listrik, Siswanto Apresiasi Desa Ketringan

Kepala Bapperida Blora Ahmad Mahbub Djunaidi mengatakan, tahun ini baru masuk tahap kajian. Nantinya dalam kajian tersebut melibatkan instansi terkait maupun unsur masyarakat.

‘’Kajian ini dapat menentukan, apakah layak atau tidak. Kalau selama ini baru ada Perda RPIK (Peraturan Daerah Rencana Pembangunan Industri Kabupaten), kalau Perbupnya belum ada,’’ terang Mahbub.

Mahbub mengungkapkan, sementara ini belum ada persyaratan yang dimiliki Kabupaten Blora untuk berdirinya kawasan industri. Namun melalui kajian akan terlihat, apakah Kabupaten Blora masih berpotensi ada kawasan industri atau sebaliknya.

‘’Kalau melihat RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Pemprov Jateng, Blora masuk WP Banglor (Wilayah Pengembangan Rembang Blora). Nantinya Blora sebagai penyuplai Kabupaten Rembang,’’ pungkasnya. (hul/ind)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#kota minyak #siswanto #hutan #kpi #KHDTK #blora #kadin