RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Persib Bandung mengawali perjalanan di Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 dengan catatan impresif. Dari empat pertandingan, empat kemenangan diraih. Maung Bandung juga menunjukkan keseimbangan permainan dengan mencetak enam gol dan hanya sekali kebobolan.
Kemenangan terbaru diraih dengan cara dramatis. Pangeran biru membalikkan keadaan saat menghadapi Melbourne Victory di Melbourne Rectangular Stadium, Rabu (4/11). Sempat tertinggal 0-1, anak asuh Igor Tolić menutup pertandingan dengan kemenangan 2-1.
Hasil tersebut membawa Persib mengoleksi 12 poin dan memastikan tiket ke babak 16 besar. Namun, jika melihat lebih jauh tidak sekadar angka di klasemen, ada sejumlah hal menarik dari performa Maung Bandung dalam empat pertandingan fase grup.
Baca Juga: Maung Bandung Tampil Beringas, Luka Menalo Sebut DNA Persib
Empat Laga, Empat Kemenangan
Persib mengawali fase grup dengan kemenangan tipis 1-0 atas FC Seoul pada 16 September 2026. Hasil serupa kembali diraih ketika menjamu The Cong-Viettel pada 14 Oktober.
Pada pertandingan ketiga, Persib tampil lebih tajam saat menghadapi Melbourne Victory di Stadion Si Jalak Harupat. Dua gol Balša Sekulić membawa Maung Bandung menang 2-0.
Persib kemudian kembali bertemu Melbourne Victory pada matchday keempat. Kali ini, pertandingan berlangsung lebih sulit. Gol Brendan Hamill membuat Persib tertinggal, tetapi Luka Menalo dan Sekulić memastikan kemenangan 2-1.
Rangkaian hasil tersebut memperlihatkan konsistensi Persib. Mereka tidak hanya mampu menang saat bermain di kandang, tetapi juga membawa pulang tiga poin dari laga tandang yang berat.
Baca Juga: Persib Remontada Sensasional di Kandang Melbourne Victory, Maung Bandung Kokoh di Puncak Grup E
Enam Gol, Tidak Bergantung pada Satu Pemain
Dari empat pertandingan, Persib mencetak total enam gol. Produktivitas tersebut memang belum tergolong tinggi, tetapi cukup untuk membawa mereka menyapu bersih seluruh pertandingan.
Menariknya, gol-gol Persib datang dari beberapa pemain dan situasi berbeda. Julio Cesar membuka kemenangan atas FC Seoul, Mariano Peralta mencetak gol melalui penalti saat melawan The Cong-Viettel, sedangkan Sekulić menjadi penentu saat Persib menang 2-0 atas Melbourne Victory.
Pada laga keempat, kontribusi pemain pengganti menjadi pembeda. Menalo menyamakan kedudukan pada menit ke-85, sebelum Sekulić mencetak gol kemenangan pada menit ke-90.
Sebaran pencetak gol ini menunjukkan bahwa Persib memiliki beberapa sumber ancaman. Sekulić menjadi salah satu figur penting di lini depan, tetapi kontribusi pemain lain juga ikut menentukan hasil pertandingan.
Pertahanan Jadi Fondasi, Hanya Sekali Kebobolan
Salah satu catatan paling menonjol dari klub asal Bandung itu adalah pertahanan mereka. Dalam tiga pertandingan pertama, Maung Bandung tidak kebobolan satu gol pun.
FC Seoul dan The Cong-Viettel sama-sama gagal mencetak gol ke gawang Persib. Melbourne Victory juga tak mampu membobol gawang Maung Bandung saat pertemuan pertama di Bandung, meski mereka sempat menciptakan sejumlah peluang.
Baca Juga: Persib Lolos ke 16 Besar ACL Two 2026/2027, Dua Gol di Akhir Laga Bungkam Melbourne Victory
Catatan tanpa kebobolan itu akhirnya terhenti pada laga keempat di Australia. Persib kebobolan setelah kesalahan dalam mengantisipasi umpan lambung berujung pada gol Brendan Hamill.
Dengan demikian, klub kebanggaan warga Jawa Barat itu baru kemasukan satu gol dalam empat pertandingan. Angka ini menjadi fondasi penting bagi rekor sempurna mereka. Meski begitu, kebobolan satu gol merupakan kesalahan lini belakang tetap menjadi catatan khusus bagi sang pelatih.
Persib Menunjukkan Dua Cara untuk Menang
Empat kemenangan Persib juga memperlihatkan bahwa mereka tidak terpaku pada satu pola pertandingan.
Dalam tiga laga pertama, Persib mampu menang dengan skor 1-0, 1-0, dan 2-0. Hasil tersebut menggambarkan efektivitas ketika pertahanan tetap solid dan peluang bisa dimaksimalkan.
Baca Juga: Geger Penyadapan Presiden? Ini 4 Rekomendasi Film Bertema Illegal Tapping yang Bikin Kamu Merinding!
Namun, laga melawan Melbourne Victory di Australia menguji sisi lain dari tim. Persib harus mengejar ketertinggalan di penghujung pertandingan, ketika waktu semakin menipis dan tekanan tuan rumah meningkat.
Respons Persib menjadi pembeda. Menalo dan Sekulić mencetak gol dalam rentang lima menit terakhir, mengubah potensi kekalahan menjadi kemenangan.
Di sinilah rekor Persib terasa lebih berarti. Mereka bukan hanya menang saat pertandingan berjalan sesuai rencana, tetapi juga mampu menemukan jalan keluar ketika situasi berubah sulit.
Modal Penting Menuju Babak 16 Besar
Persib kini mengantongi 12 poin dari empat pertandingan, dengan enam gol memasukkan dan satu gol kebobolan. Selisih gol mereka mencapai plus lima.
Angka-angka itu menunjukkan awal fase grup yang solid: hasil maksimal, pertahanan disiplin, serta kemampuan mencetak gol pada momen penting.
Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi tersebut. Persib sudah memastikan tiket ke babak 16 besar, tetapi dua pertandingan fase grup tersisa untuk memperkuat posisi dan menguji kedalaman skuad.
Jika mampu mempertahankan keseimbangan antara pertahanan dan efektivitas serangan, Maung Bandung punya modal kuat untuk melanjutkan perjalanan di ACL Two 2026/2027. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari