Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Antisipasi Lonjakan Harga, Bulog Siapkan 200 Ton Beras Premium dan Perluas Distribusi SPHP

Y
HARGA NAIK: Harga beras di pasaran tembus Rp 15.500 per kilogram. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)
HARGA NAIK: Harga beras di pasaran tembus Rp 15.500 per kilogram. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Harga beras di pasaran belum menunjukkan penurunan. Bahkan, di tengah musim kemarau, harga cenderung merangkak naik meski belum terjadi lonjakan signifikan. Kondisi tersebut menjadi perhatian Perum Bulog Cabang Bojonegoro untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menstabilkan harga di tingkat konsumen.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Bojonegoro Umar Said mengatakan, pihaknya menyiapkan 200 ton beras premium untuk memperkuat pasokan di pasaran. Langkah tersebut menjadi salah satu upaya merespons dinamika pasokan dan harga beras, khususnya pada segmen premium.

‘’Untuk memperkuat pasokan dan memenuhi kebutuhan masyarakat,’’ katanya.

Menurut Umar, penyediaan stok tersebut bertujuan menjaga keseimbangan antara ketersediaan beras, harga jual, dan daya serap pasar. Bulog juga terus memantau perkembangan kondisi pasar agar dapat mengambil langkah cepat ketika muncul kebutuhan tambahan.

‘’Sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan pasar, kami siapkan 200 ton beras premium untuk mengisi pasar. Selanjutnya, kami akan terus memantau kebutuhan masyarakat dan memastikan pasokan tetap berjalan,’’ ujarnya.

Advertisement

Selain menyiapkan beras premium, Bulog juga mulai memperluas distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Salah satunya melalui gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). (yna/zim)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

BPD Sekabupaten Blora Didorong Lebih Aktif

BPD Sekabupaten Blora Didorong Lebih Aktif

Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, BPD memiliki peran strategis dalam mengawasi pembangunan desa. Karena itu, BPD dan pemdes harus bersinergi dalam menjalankan program pembangunan. Blora ada 271 Desa sekabupaten Blora

Komisi A DPRD Blora Dorong KDMP Miliki Arah Bisnis yang Jelas   

Komisi A DPRD Blora Dorong KDMP Miliki Arah Bisnis yang Jelas  

Komisi A DPRD Blora mengingatkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) agar segera memiliki arah bisnis yang jelas.

Terdapat Gerai di Blora Hanya Raup Rp 6 Ribu Per Hari, Omzet KDKMP Belum Maksimal

Terdapat Gerai di Blora Hanya Raup Rp 6 Ribu Per Hari, Omzet KDKMP Belum Maksimal

Omzet gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Blora belum stabil. Di tengah operasional puluhan gerai, terdapat KDKMP yang omzet hariannya bahkan hanya sekitar Rp 6 ribu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer