RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sepak bola antarkampung (tarkam) di Bojonegoro terus menunjukkan perkembangan. Tak hanya menyajikan pertandingan yang kompetitif, sejumlah turnamen kini mulai mengadopsi fasilitas yang identik dengan kompetisi profesional.
Salah satunya adalah Putra Bangsa Cup 2026 yang digelar di Lapangan Condromowo, Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo. Turnamen yang diikuti 27 tim dari berbagai desa di Bojonegoro itu menghadirkan teknologi Video Assistant Referee (VAR) atau asisten wasit berbasis video untuk membantu pengambilan keputusan dalam momen-momen krusial pertandingan.
Penggunaan VAR sederhana atau semi-VAR tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Selain meningkatkan akurasi keputusan wasit, teknologi itu juga membuat jalannya pertandingan semakin menarik sekaligus meminimalkan potensi kontroversi.
Ketua Panitia Putra Bangsa Cup 2026, Mohammad Zainudin, mengatakan turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan pemain serta mempererat silaturahmi antardesa.
"Turnamen ini diikuti 27 tim yang dibagi ke dalam sembilan grup. Masing-masing grup berisi tiga tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Bojonegoro," ujarnya.
Baca Juga: Bupati Wahono Lepas Keberangkatan Atlet Thunders Bojonegoro ke Jatim Open 2026
Turnamen berlangsung mulai 5 Juli hingga 30 Agustus 2026. Menurut Zainudin, penyelenggaraan Putra Bangsa Cup bertujuan meningkatkan pembinaan sepak bola di tingkat daerah, memberikan ruang bagi pemain berbakat untuk berkembang, sekaligus menghadirkan hiburan olahraga yang positif bagi masyarakat.
Ia mengungkapkan, sejumlah tim diperkuat pemain yang memiliki pengalaman tampil di kompetisi profesional maupun level yang lebih tinggi. Kehadiran mereka diharapkan dapat meningkatkan kualitas pertandingan sekaligus memotivasi pemain muda.
"Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Sejak pertandingan perdana, penonton selalu memadati lapangan untuk memberikan dukungan kepada tim desa masing-masing. Hal itu menjadi motivasi bagi kami untuk terus menyajikan turnamen yang berkualitas," katanya. (irv/zim)
Editor : Hakam Alghivari