Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bupati Wahono Lepas Keberangkatan Atlet Thunders Bojonegoro ke Jatim Open 2026

Hakam Alghivari
Penulis: Hakam Alghivari❯
Setyo Wahono beri semangat kepada atlet Thunders Bojonegoro yang akan berjuang di Jatim Open 2026. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
Setyo Wahono beri semangat kepada atlet Thunders Bojonegoro yang akan berjuang di Jatim Open 2026. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memberikan dukungan kepada para atlet  Club Thunders yang akan berlaga pada Kejuaraan Jatim Open Sepatu Roda 2026.

Dukungan tersebut ditandai dengan pemberian arahan sekaligus pelepasan simbolis oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, di Gedung Pemkab Bojonegoro, Rabu (8/7).

Advertisement

Sebanyak 21 atlet dijadwalkan mengikuti kejuaraan yang berlangsung di Sirkuit Sepatu Roda Kanjuruhan, Malang, pada 10–12 Juli 2026. Dari jumlah tersebut, 10 atlet akan turun di nomor speed, sedangkan 11 atlet lainnya berkompetisi pada kategori pemula.

Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini sebagai bagian dari upaya membangun prestasi olahraga secara berkelanjutan. Menurutnya, potensi yang dimiliki para atlet perlu terus dikembangkan agar mampu bersaing pada jenjang yang lebih tinggi.

"Kita terus meng-upgrade potensi. Prestasi olahraga bisa dibangun dari pembinaan usia dini. Kalau dimulai sejak sekarang, ke depan akan muncul atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bojonegoro. Bahkan, bukan tidak mungkin bisa menembus Olimpiade," ujarnya.

Advertisement

Selain itu, Bupati Wahono juga mengajak para atlet untuk menjadikan kejuaraan sebagai ajang mengembangkan kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding. Sportivitas, disiplin, dan semangat berlatih, menurutnya, merupakan bekal penting dalam proses pembinaan atlet.

Ketua Club Thunders Bojonegoro, dr. Alan Perdana menyampaikan, apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemkab kepada para atlet. Ia menilai arahan dari Bupati menjadi motivasi bagi atlet untuk tampil maksimal selama mengikuti Jatim Open.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati atas dukungan dan arahannya kepada atlet-atlet Thunders. Perhatian dari pemerintah daerah menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus berlatih dan berusaha memberikan hasil terbaik dalam setiap kejuaraan," kata Alan.

Menurutnya, Club Thunders terus berupaya menjaga pembinaan atlet secara berjenjang, mulai dari kategori pemula hingga atlet yang berkompetisi di level prestasi. Selain berfokus pada pengembangan kemampuan atlet, klub juga memiliki harapan agar Bojonegoro dapat menjadi tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan sepatu roda di masa mendatang.

"Kami memiliki cita-cita agar Bojonegoro dapat menjadi salah satu tuan rumah kejuaraan sepatu roda. Harapannya, semakin banyak kesempatan bagi atlet-atlet daerah untuk bertanding sekaligus mendorong perkembangan olahraga sepatu roda di Bojonegoro," pungkasnya. (kam/bgs) 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Siapa Samin Surosentiko? Tokoh yang Membawa Pengaruh Besar bagi Masyarakat Bojonegoro dan Blora

Siapa Samin Surosentiko? Tokoh yang Membawa Pengaruh Besar bagi Masyarakat Bojonegoro dan Blora

Pengaruhnya meluas hingga Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Di kedua wilayah tersebut, ajaran Samin berkembang menjadi identitas sosial dan budaya yang dikenal melalui komunitas Sedulur Sikep atau Wong Sami

Suvei Seismik, Camat Mengaku Belum Paham di Lapangan

Suvei Seismik, Camat Mengaku Belum Paham di Lapangan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui bagian perekonomian dan sumber daya alam (SDA) menyebut tahapan survei seismik 2 dimensi (2D) masih bergulir.

 Polres Belum Tetapkan Tersangka, Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Sukosewu

Polres Belum Tetapkan Tersangka, Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Sukosewu

Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bojonegoro sudah memeriksa korban dan terlapor, terkait dugaan kasus pencabulan anak di bawah umur di salah satu desa di Kecamatan Sukosewu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer