RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Australia membuka kiprahnya di Grup D Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas Turki, Minggu (14/6). Tim berjuluk Socceroos itu menang 2-0 berkat gol Nestory Irankunda pada menit ke-27 dan Connor Metcalfe pada menit ke-75.
Hasil ini menempatkan Australia di posisi kedua klasemen sementara Grup D dengan tiga poin, hanya kalah selisih gol dari Amerika Serikat yang pada pertandingan lain menang 4-1 atas Paraguay. Sementara Turki harus puas berada di peringkat ketiga tanpa poin.
Sejak menit awal, Australia sebenarnya tidak tampil dominan dalam penguasaan bola. Mereka hanya menguasai 37 persen permainan, jauh di bawah Turki yang mencatat 63 persen. Namun, Socceroos menunjukkan efektivitas yang jauh lebih baik ketika mendapatkan peluang.
Turki lebih sering memegang bola dan mengalirkan permainan melalui umpan-umpan pendek. Mereka mencatat 679 operan dengan akurasi mencapai 91 persen, berbanding jauh dengan Australia yang hanya membukukan 273 operan dan akurasi 75 persen. Angka tersebut menggambarkan bagaimana Turki mendikte tempo pertandingan dan lebih sering berada di area permainan lawan.
Meski demikian, dominasi bola tidak berbanding lurus dengan ancaman yang benar-benar berbahaya. Australia memilih pendekatan yang lebih pragmatis. Saat kehilangan bola, mereka bertahan rapat dan menunggu momen yang tepat untuk melancarkan serangan cepat.
Strategi itu terbukti efektif. Dari hanya delapan percobaan tembakan, empat di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sebaliknya, Turki yang melepaskan 28 tembakan hanya mampu menghasilkan tujuh tembakan tepat sasaran tanpa satu pun berbuah gol.
Secara kualitas peluang, Australia terlihat lebih klinis. Mereka tidak membutuhkan banyak serangan untuk menciptakan ancaman. Gol pembuka Irankunda pada menit ke-27 membuat Turki semakin agresif menyerang, tetapi justru membuka ruang di lini belakang. Situasi tersebut dimanfaatkan Australia untuk mencetak gol kedua melalui Metcalfe pada menit ke-75 yang sekaligus memastikan kemenangan.
Data pertandingan juga menunjukkan Australia lebih disiplin dalam bertahan. Mereka memang melakukan 12 pelanggaran, namun mampu menjaga organisasi permainan sehingga Turki kesulitan menemukan ruang tembak yang ideal. Sementara Turki yang menguasai pertandingan secara statistik justru tampak frustrasi dalam penyelesaian akhir.
Kemenangan ini menjadi sinyal bahwa Australia tetap layak diperhitungkan di Grup D. Meski kalah dalam penguasaan bola dan jumlah operan, efektivitas serangan serta ketangguhan organisasi pertahanan menjadi pembeda utama. Di sisi lain, Turki perlu segera memperbaiki ketajaman lini depan jika ingin menjaga peluang lolos ke fase gugur.
Klasemen Sementara Grup D
-
Amerika Serikat – 3 poin (4-1)
-
Australia – 3 poin (2-0)
-
Turki – 0 poin (0-2)
-
Paraguay – 0 poin (1-4)
Dengan kemenangan ini, Australia menjaga momentum positif dan terus menempel Amerika Serikat di papan atas grup, sementara Turki berada dalam tekanan untuk meraih hasil maksimal pada pertandingan berikutnya. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari